MURIANETWORK.COM - Tiket Early Bird untuk laga penentuan Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di babak 16 Besar AFC Champions League Two resmi dibuka. Pertandingan leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026 ini menjadi momen krusial bagi tim asuhan Beckham Putra Nugraha untuk melangkah lebih jauh di kancah Asia. Manajemen Persib membuka penjualan tiket dengan harga khusus ini secara eksklusif melalui aplikasi resmi klub dalam waktu terbatas.
Detail Penjualan Tiket Early Bird
Peluang mendapatkan tiket dengan harga lebih terjangkau ini hanya tersedia dalam waktu singkat. Periode penjualan Early Bird berlangsung selama dua hari, yakni pada 10 dan 11 Februari 2026 mendatang. Dengan harga yang dibanderol sebesar Rp115.000, tiket kategori ini berlaku untuk tiga tribun utama GBLA: Timur, Utara, dan Selatan. Kuota tiket yang disediakan pun terbatas, sehingga para Bobotoh yang berminat perlu bertindak cepat agar tidak kehabisan.
Pemilihan tribun tersebut bukan tanpa alasan. Ketiga sektor tersebut dikenal sebagai jantung dukungan di GBLA, tempat di mana gemuruh sorak penyemangat biasanya paling keras menggema. Dengan menempatkan penonton Early Bird di area tersebut, diharapkan dapat menciptakan atmosfer pendukung yang solid sejak awal.
Bobotoh, Kunci di Laga Penentu
Pertemuan dengan Ratchaburi FC ini bukan sekadar pertandingan biasa. Laga ini merupakan penentu nasib Persib di kompetisi antar klub Asia. Setelah hasil leg pertama, segala sesuatunya akan ditentukan di kandang sendiri. Dalam situasi seperti ini, dukungan puluhan ribu suporter langsung dari tribun dipercaya dapat menjadi faktor penambah semangat sekaligus tekanan psikologis bagi tim tamu.
Artikel Terkait
Fu Haifeng, Legenda Bulutangkis China, Ternyata Berdarah Indonesia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan