Di ruang kerjanya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut tamu istimewa, Peter M Haymond. Haymond, yang menjabat sebagai Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS untuk Indonesia, datang didampingi Konsul Jenderal Christopher Green dan rombongan. Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan formal biasa.
Andi Sudirman langsung menekankan satu poin penting. Baginya, perdamaian dunia bukanlah wacana kosong. "Perdamaian adalah solusi bagi semua negara," tegasnya.
Ia melanjutkan, hanya dengan situasi yang damai, pembangunan bisa optimal dan kesejahteraan masyarakat akhirnya tercapai. Itu fondasi utamanya.
Pembicaraan kemudian merambah ke program-program strategis di Sulsel. Infrastruktur, pendidikan, hingga program pemenuhan gizi anak jadi bahasan. Gubernur juga menyoroti posisi provinsinya yang unik. Sulsel, katanya, adalah hub utama distribusi untuk kawasan Indonesia timur, penghubung wilayah barat dan timur.
"Kami juga punya program penguatan konektivitas antar-wilayah melalui program transportasi publik Bus Trans Sulsel yang saat ini telah beroperasi di kawasan Mamminasata," jelas Andi Sudirman.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Bantah Unsur Pidana dalam Kasus Plaza Klaten
Gus Ipul Tinjau STIP Marunda, Calon Lokasi Baru Sekolah Rakyat
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts dan Nevis 4-0 di Laga Perdana Era Herdman
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi