Seribu Langkah Bersama Warnai Perayaan Inklusi di Hari Disabilitas Internasional Bandung

- Senin, 08 Desember 2025 | 10:05 WIB
Seribu Langkah Bersama Warnai Perayaan Inklusi di Hari Disabilitas Internasional Bandung

Suasana di halaman Sentra Wyata Guna Bandung pagi itu benar-benar hidup. Ribuan orang berkumpul, merayakan Hari Disabilitas Internasional 2025 dengan semangat yang nyata. Rangkaian kegiatannya beragam banget, mulai dari Fun Walk yang riuh, pemeriksaan kesehatan gratis, terapi, sampai hiburan dan doorprize. Semua berbaur jadi satu perayaan yang meriah.

Fun Walk-nya sendiri diikuti oleh seribu peserta. Mereka datang dari berbagai latar; ada penerima manfaat Sentra Wyata Guna, perwakilan organisasi disabilitas, siswa sekolah luar biasa, sekolah rakyat, dan tak ketinggalan masyarakat umum. Semua berjalan bersama.

Acara makin semarak dengan penampilan. Dino Caw sukses bikin suasana pecah dengan stand-up comedy-nya. Lalu ada WG Band dan SLBN Pajajaran Band yang memukau. Tak kalah mengharukan, penampilan penyanyi disabilitas seperti Imam Mutakin dan Hendra Rock and Roll berhasil menyita perhatian. Di sisi lain, bazar yang memamerkan hasil karya para penerima manfaat berdiri tegak sebagai bukti nyata kemandirian.

Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Sri Harijati, menekankan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni. "Ini ruang perayaan sekaligus penguatan komitmen kita pada inklusi," ujarnya. Ia juga menjelaskan, rute Fun Walk sepanjang 2,6 kilometer itu sengaja didesain ramah untuk semua, termasuk pengguna kursi roda, krek, dan tongkat.

"Kegiatan ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar ketika akses dan kesempatan dibuka. Terima kasih kepada seluruh mitra; semoga semangat inklusi terus menjadi gerakan bersama," kata Sri, dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Selain jalan sehat, peserta bisa menikmati banyak layanan gratis. Fisioterapi, terapi wicara, pemeriksaan kesehatan, sampai pijat dan massage tersedia untuk semua. Bazar karya juga ramai dikunjungi.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativ, tak bisa menyembunyikan apresiasinya. Ia menilai acara berjalan sangat tertib dan profesional.

"Antusiasme peserta luar biasa, dari seribu pendaftar, seluruhnya hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga finish tanpa kendala. Hajat tahunan ini berlangsung meriah, dan kami berharap Sentra Wyata Guna terus memperkuat kemitraan serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," katanya.

Dukungan juga datang dari anggota Komisi VIII DPR RI, Atalya Praratya. Baginya, momentum HDI harus jadi pendorong kesetaraan yang lebih konkret.

"Fun Walk dengan seribu peserta membuktikan bahwa kepedulian dan inklusivitas adalah bahasa yang menyatukan kita. Semoga semangat ini menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih adil, peduli, dan ramah bagi semua. Terima kasih kepada Kemensos, Sentra Wyata Guna, Dinas Sosial, dan seluruh mitra yang telah menunjukkan cinta bagi sahabat disabilitas," ujar Atalya.

Para peserta pun punya cerita sendiri. Seperti Galih Surya Pratama dari Gerkatin yang tak menyangka bisa membawa pulang hadiah utama.

"Alhamdulillah mendapat hadiah utama mesin cuci. Seru acaranya, semoga tahun depan HDI-nya ada lagi," tambahnya dengan senyum lebar.

Kehadiran siswa dari berbagai sekolah seperti SRMP 9 Kota Bandung, SRMP 11 Kabupaten Bandung Barat, dan SLBN Cicendo menambah warna. Mereka berbaur dengan penyandang disabilitas dari berbagai organisasi dan para pendamping sosial.

Rute Fun Walk berawal dan berakhir di kantor Sentra Wyata Guna. Usai menempuh jalan, peserta bisa langsung cek kesehatan gratis. Cek tekanan darah, nadi, sampai gula darah dan kolesterol tersedia. Layanan fisioterapi dan terapi wicara juga gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Untuk urusan perut, Cafe More hadir dengan sajian kekinian. Sementara bazar produk unggulan memamerkan kerajinan tangan mulai dari rajut, batik ciprat, tas, sampai gantungan kunci. Ada juga jajanan seperti salad buah, cheese stick, dan brownies sekat yang laris manis.

Sebagai pemanja terakhir, layanan pijat dan shiatsu dari Rumah Bugar siap memulihkan lelah. Semua gratis. Benar-benar sebuah perayaan yang utuh, meriah, dan penuh makna tentang inklusi yang bekerja nyata.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar