KUALA LUMPUR – Hubungan Marc dan Alex Marquez di dalam dan luar trek selalu menarik untuk disimak. Menjelang MotoGP 2026, sang kakak, Marc, dengan nada bercanda mengusir adiknya dari rumah mereka di Madrid. "Dua minggu lagi, dia harus pergi dari rumah," ujarnya sambil tertawa. Namun di balik candaan itu, ia justru bersyukur bisa memiliki Alex sebagai saudara sekaligus rival di grid sejak 2020.
Menurut Marc, memiliki saudara kandung di dunia yang sama adalah sebuah kekuatan. Bukan dari sisi teknis balap, melainkan dari sisi kemanusiaan. "Saya bisa belajar darinya, begitu juga dia. Kami saling bantu," katanya. Ikatan itu, rupanya, menjadi salah satu pendorong kesuksesan mereka.
Dan sukses itu memang nyata. Musim 2025 lalu, mereka menciptakan sejarah. Marquez bersaudara itu menjadi pasangan kakak-adik pertama yang finis sebagai juara dunia dan runner up. Marc tentu saja yang berdiri di puncak, sementara Alex di Gresini Racing meraih posisi terbaiknya sejak naik kelas premier.
Prestasi itu menempatkan Alex bukan lagi sekadar adik. Ia kini dinobatkan sebagai salah satu pesaing terberat sang kakak. "Tahun ini, kami akan kembali bertarung melawan rekan setim, melawan adik saya, dan melawan pembalap-pembalap lainnya," ucap Marc dalam peluncuran MotoGP 2026 di Kuala Lumpur, seperti dikutip dari Motosan, Senin (9/2/2026).
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026