Menyadari posisinya terpojok, Panitchapon bangkit dengan strategi berbeda di gim kedua. Ia bermain lebih agresif dan berhasil menekan Ubed, yang sempat kesulitan menyesuaikan ritme. Teknik permainan dari Thailand itu membuahkan hasil saat mereka memimpin tipis 11-10 saat jeda.
Namun, Ubed menunjukkan mentalitas pejuang. Selepas interval, ia merespons dengan meningkatkan intensitas dan ketelitian. Poin demi poin berhasil direbut kembali dalam duel yang ketat. Pertarungan sengit berlanjut hingga skor mencapai kedudukan sama kuat.
Di titik kritis ini, ketenangan Ubed menjadi penentu. Ia berhasil memenangkan dua poin beruntun dan mengakhiri perlawanan sengit Panitchapon dengan skor 22-20.
"Saya bersyukur bisa memberikan poin pertama untuk Indonesia. Gim kedua memang berat, lawan bermain sangat baik, tapi saya fokus untuk tetap sabar dan menekan di saat-saat penting," ungkap Ubed seusai pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad Merah Putih dalam perjalanan mereka di BATC 2026. Pertandingan selanjutnya akan menampilkan laga ganda putra antara Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melawan duet Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Targetkan Perbaikan di Moto3 AS Usai Raih Podium Bersejarah
Marquez Siap Rebut Tahta COTA dari Bezzecchi di MotoGP AS 2026
Persebaya Incar Ramadhan Sananta dan Victor Dethan untuk Proyek Ambisius Bernardo Tavares
FIFA Tolak Sanksi untuk Israel, Abaikan Putusan dan Kritik ICJ