Sementara itu, ganda campuran menyajikan laga yang jauh lebih menegangkan. Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil sempat tertinggal setelah kalah di gim pertama dari Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti. Tapi mereka tak menyerah. Pertarungan ketat berlanjut hingga gim penentuan, dan akhirnya Adnan/Indah keluar sebagai pemenang dengan skor 18-21, 21-19, 21-17.
Hanya satu gelar yang luput, yaitu tunggal putri yang diraih pemain India, Devika Sihag. Tapi, dengan empat juara di tangan, hasil ini sudah lebih dari cukup.
Berikut ringkasan hasil finalnya:
- Ganda Putri: Amallia Pratiwi/Siti Fadia (Indonesia/8) vs Bao Li Jing/Li Yi Jing (China/7): 15-21, 21-15, 21-18
- Ganda Putra: Leo R. Carnando/Bagas Maulana (Indonesia/1) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia/2): 21-10, 21-17
- Tunggal Putri: Devika Sihag (India) vs Goh Jin Wei (Malaysia): 21-8, 6-3 (Retired)
- Ganda Campuran: Adnan Maulana/Indah C.S. Jamil (Indonesia/6) vs Bobby Setiabudi/Melati Daeva (Indonesia): 18-21, 21-19, 21-17
- Tunggal Putra: Moh Zaki Ubaidillah (Indonesia) vs Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand): 21-19, 20-22, 21-19
Sukses di Bangkok ini jelas jadi modal berharga. Semangatnya terasa. Tinggal bagaimana menjaga momentum ini agar terus bergulir.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Berbenah, Alfredo Vera Dikabarkan Jadi Arsitek Baru
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford
Persebaya Butuh Taring, Sananta Jadi Solusi Reuni dengan Tavares?