Stadion Giuseppe Sinigaglia jadi saksi sebuah hasil yang mengecewakan bagi Como, Minggu malam lalu. Mereka harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Atalanta. Padahal, peluang untuk meraih tiga poin sebenarnya terbuka lebar, terutama di detik-detik akhir pertandingan.
Drama benar-benar terjadi di injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah Giorgio Scalvini dituding melakukan handball di kotak terlarang. Keputusan itu baru diambil setelah dia memeriksa ulang rekaman VAR. Suasana pun tegang.
Nico Paz yang maju sebagai eksekutor. Tapi sayang, tendangannya bisa dibaca dengan baik oleh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi. Carnesecchi bergerak cepat dan mementahkan peluang emas itu. Skor 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kegagalan itu terasa pahit, mengingat Como sudah bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak babak pertama masih sangat muda. Honest Ahanor dari Atalanta menerima kartu merah langsung di menit ke-8 karena tekel keras. Sejak itu, tim tamu harus bertahan dengan sepuluh pemain.
Dengan kondisi itu, Como langsung mengambil alih kendali permainan. Mereka memborbardir pertahanan Atalanta. Di menit 36, Nico Paz sudah mendapat kesempatan bagus. Tendangan rendahnya mengarah ke sudut, tapi Carnesecchi lagi-lagi tampil brilian dengan penyelamatan diving. Tak lama kemudian, Mergim Vojvoda juga melepas tembakan akurat yang dengan susah payah ditepis sang kiper.
Statistik babak pertama sungguh timpang. Como melepaskan 15 tembakan, dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Atalanta? Hanya bisa membuat 2 percobaan.
Tekanan berlanjut di babak kedua. Lucas Da Cunha misalnya, memberikan umpan silang matang untuk Jacobo Ramon di menit 50. Sayang, sepakan Ramon melenceng tipis dari tiang kanan. Peluang lain datang silih berganti, tapi selalu gagal berbuah gol. Carnesecchi dan barisan belakang Atalanta tampil sangat disiplin dan beruntung.
Dengan satu poin ini, posisi Como di klasemen tidak beranjak dari peringkat 6, dengan koleksi 41 poin. Di sisi lain, Atalanta yang juga meraih satu poin bertengger di posisi ketujuh, terpaut 5 angka di bawah Como.
Berikut susunan pemain awal kedua tim. Como menurunkan Jean Butez di bawah mistar, dengan lini belakang Ivan Smolcic, Marc Oliver Kempf, Jacobo Ramon, dan Alex Valle. Gelandang diisi Maximo Perrone dan Lucas Da Cunha, sementara trio depan adalah Mergim Vojvoda, Nico Paz, Martin Baturina, dengan Anastasios Douvikas sebagai ujung tombak.
Atalanta, di lain pihak, mempercayai Marco Carnesecchi sebagai kiper. Tiga bek tengahnya adalah Giorgio Scalvini, Berat Djimsiti, dan Honest Ahanor yang kemudian diusir. Davide Zappacosta dan Lorenzo Bernasconi mengawal sisi, dengan Marten de Roon dan Ederson di tengah. Charles De Ketelaere dan Pioter Zalewski mendukung striker tunggal Gianluca Scamacca.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares