Derby Asia Tenggara bakal jadi suguhan utama di perempat final Piala Asia Futsal 2026. Indonesia, sang tuan rumah, akan berhadapan dengan Vietnam. Bukan cuma tiket semifinal yang dipertaruhkan, tapi juga gengsi dan aroma balas dendam. Ya, laga ini dijamin bakal panas.
Buat Garuda Futsal, tantangannya jelas berat. Mereka harus tampil di hadapan publik sendiri, dengan tekanan yang pasti lebih besar. Di sisi lain, Vietnam datang dengan status sebagai tim yang pernah mengalahkan Indonesia di SEA Games 2025. Itu kenangan pahit yang pasti masih melekat.
Perjalanan Indonesia ke fase ini cukup mulus. Mereka jadi juara Grup A dengan koleksi tujuh poin. Dua kemenangan atas Korea Selatan dan Kirgistan, ditambah satu hasil imbang melawan Irak, menunjukkan performa yang solid. Tim besutan Hector Souto ini tampak kompak, baik saat menyerang maupun bertahan.
Mental mereka juga teruji. Dukungan penuh suporter di Indonesia Arena nanti diharapkan bisa jadi suntikan semangat ekstra, terutama di menit-menit krusial.
Bagaimana dengan Vietnam? Mereka melangkah sebagai runner-up Grup B. Meski harus mengakui keunggulan Thailand di fase grup, kualitas Vietnam tak perlu diragukan lagi. Mereka adalah kekuatan konsisten dari Asia Tenggara yang selalu bisa bikin masalah untuk lawan-lawannya.
Rivalitas kedua tim ini punya sejarah panjang. Pertemuan mereka selalu ketat, penuh tensi, dan seringkali hanya dipisahkan selisih tipis. Pertemuan terakhir di SEA Games 2025 saja, Indonesia tumbang dengan skor 0-1. Kekalahan itu, meski akhirnya mereka tetap jadi juara, tentu jadi motivasi tersendiri.
Artikel Terkait
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford
Persebaya Butuh Taring, Sananta Jadi Solusi Reuni dengan Tavares?
Persib Kokoh di Puncak Meski Borneo Menang Dramatis