Dan dua menit kemudian, suasana benar-benar berbalik! Dimulai dari sepakan gawang Alisson, bola diteruskan oleh Kerkez ke depan. Ekitike, yang berlari kencang, mengambil alih, menerobos ke kotak penalti, dan melepaskan sepakan datar yang menggoyang jala Newcastle untuk kedua kalinya malam itu. 2-1! Dua gol dalam waktu singkat mengubah kompleksitas pertandingan.
Babak pertama ditutup dengan dominasi statistik Liverpool: 61% penguasaan bola dan 8 percobaan tembakan, separuhnya mengarah ke gawang. Newcastle membalas dengan 6 tembakan.
Memasuki babak kedua, Liverpool tak mau berpuas diri. Di menit ke-67, mereka memperlebar jarak. Mohamed Salah, seperti biasa, jeli melihat pergerakan. Umpan tariknya yang datar disambar sempurna oleh Florian Wirtz di depan gawang. 3-1.
Serangan masih terus dilancarkan. Hanya selang dua menit kemudian, Mohamed Salah nyaris menambah gol. Sayang, tendangannya melayang tipis di sisi kanan gawang Pope.
Newcastle tentu tak menyerah. Anthony Gordon, yang sudah mencetak gol, kembali mencoba peruntungan di menit 78. Tembakannya dari tepi kotak penalti masih meleset tipis di sebelah kiri tiang gawang Liverpool.
Laga semakin panas mendekati akhir. Tapi justru di masa injury time, tepatnya menit 90 3, Ibou Konate menyegel kemenangan mutlak Liverpool. Dengan tenang ia mencatatkan namanya di papan skor. 4-1. Skor akhir yang tak terbantahkan untuk kemenangan tuan rumah.
Artikel Terkait
Persib Bandung Gigih Taklukkan Persis Solo di Stadion Manahan
Herdman Berburu Emat Bintang Eropa untuk Perkuat Garuda
Persib Berburu Striker Naturalisasi, Dua Nama Ini Paling Berpeluang
Sheriddin Boboev, Sinyal Perlawanan PSM di Tengah Badai