Euforia kemenangan dramatis Chelsea atas Napoli, yang mengantarkan mereka ke 16 besar Liga Champions, ternyata tak berlangsung lama. Di balik sorak-sorai, ada masalah serius yang mengintai. The Blues justru terancam tak bisa bermain di rumah sendiri, Stamford Bridge, pada laga krusial bulan Maret nanti. Sungguh ironis.
Ancaman ini muncul dari regulasi UEFA yang jarang jadi perbincangan hangat. Intinya, aturan keamanan melarang dua pertandingan besar digelar di kota yang sama dalam satu malam atau dalam radius sekitar 48 kilometer. Tujuannya jelas: mencegah kerumunan massal yang bisa membebani aparat.
Nah, masalahnya London sedang ramai. Tiga klub ibu kota, Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Chelsea, semua lolos ke fase gugur. Jadwal sementara UEFA menetapkan babak 16 besar pada 17 dan 18 Maret 2026. Bayangkan saja, ribuan suporter dari tiga klub berbeda memadati kota dalam waktu berdekatan. Kepolisian setempat dipastikan kewalahan.
Dalam situasi seperti ini, Chelsea berada di posisi yang paling rentan. Mengapa? Karena aturan UEFA jelas: klub dengan peringkat klasemen lebih rendah harus mengalah jika terjadi bentrokan jadwal. Arsenal yang memuncaki klasemen, diikuti Tottenham di peringkat keempat, punya prioritas lebih tinggi. Alhasil, Chelsea-lah yang paling mungkin tersingkir dari jadwal kandang di London.
Konsekuensinya bisa berat. The Blues terpaksa harus mencari stadion netral di luar London sebagai “kandang” sementara. Kecuali, tentu saja, ada dispensasi ajaib yang mereka dapatkan.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada jalan keluar. Manajemen Chelsea masih punya beberapa kartu untuk dimainkan. Opsi pertama adalah mengajukan permohonan reverse the tie, alias menukar status laga. Dengan skema ini, Chelsea bisa bermain di Stamford Bridge pada leg pertama, bukan leg kedua. Syaratnya, kesepakatan harus tercapai sebelum undian resmi digelar.
Artikel Terkait
Februari Penuh Dendam: Persebaya Hadapi Mantan di Lima Laga Penentu
Valentino Rossi Joyride di Mandalika, Ternyata Sinyal untuk Masa Depan Balap Indonesia
Raymond/Joaquin Amankan Tiket Final, Gelar Ganda Putra Thailand Masters Pasti ke Indonesia
Anfield Bergemuruh, Liverpool dan Newcastle Berebut Tiket Liga Champions