Coba lihat lima kekalahan beruntun PSM. Hampir di setiap laga, blunder dari belakang selalu muncul. Dan sorotan paling tajam, mau tidak mau, mengarah ke Yuran Fernandes. Sebagai kapten, ia kerap terlihat gagal membaca situasi, lambat mengambil keputusan, dan kehilangan kendali di momen-momen krusial.
Dalam sepak bola modern, kesalahan bek tengah adalah dosa fatal. Apalagi jika pelakunya adalah sang kapten tim. Toleransi pun nyaris habis. Nah, kehadiran Lagator inilah sinyal paling gamblang. Ban kapten, status senior, atau jasa masa lalu semuanya tak lagi jadi tameng yang ampuh.
Jelas sekali, bursa transfer kali ini memperlihatkan perubahan sikap PSM. Setelah berbenah di lini depan, mereka kini berani menyentuh titik paling sensitif: jantung pertahanan. Dusan Lagator, dengan harga fantastisnya, bukan cuma rekrutan asing biasa. Dia adalah penanda arah baru. Sinyal bahwa klub memilih bertindak, bukan terus-terusan bertahan dengan kesalahan yang sama.
Jika nanti resmi diperkenalkan, ancaman Lagator nyata. Ia bukan cuma menggeser Yuran di daftar pemain termahal, tapi juga langsung mengancam posisi, peran, dan legitimasi sang kapten di starting eleven.
Menjelang Laga Kontra Semen Padang
PSM dijadwalkan menjamu Semen Padang di Stadion Gelora BJ Habibie, Senin 2 Februari 2026 mendatang. Untuk laga ini, Luka Cumic sudah dipastikan siap tampil. Namanya terdaftar resmi dan debutnya tinggal menunggu waktu.
Tapi untuk Dusan Lagator, situasinya masih abu-abu. Faktor administrasi, kebugaran, dan adaptasi jadi pertanyaan besar. Masih tanda tanya apakah ia akan langsung diturunkan atau harus menunggu dulu.
Meski begitu, satu hal sudah pasti. Bahkan sebelum mungkinnya ia bermain, kehadiran Lagator saja sudah cukup mengguncang ruang ganti. Pesannya kini terang benderang dan terdengar oleh semua orang: PSM Makassar tidak sedang membangun zona nyaman. Mereka sedang memaksa perubahan, dengan cara apapun.
Artikel Terkait
Malik Risaldi dan Jejak Sananta yang Mulai Terlihat di Surabaya
Ragnar Oratmangoen: Pintu Transfer ke Persebaya Mulai Terbuka?
Duel Sengit Indonesia di Semifinal Thailand Masters, Tiga Tiket Final Sudah Di Kantong
Babak Play-Off Liga Champions: Jalan Berduri Menuju 16 Besar