PSM Makassar Pilih Dusan Lagator, Sinyal Keras untuk Kapten yang Gagal

- Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30 WIB
PSM Makassar Pilih Dusan Lagator, Sinyal Keras untuk Kapten yang Gagal

Yang jelas, Lagator didatangkan dari Liga India bukan untuk jadi pelapis. Ia diproyeksikan langsung mengisi pos bek tengah utama. Posisi yang selama ini justru dipenuhi oleh kesalahan yang berulang.

Coba lihat saja lima kekalahan beruntun PSM. Blunder di lini belakang hampir selalu ada, dan sorotan paling tajam mengarah ke Yuran Fernandes. Sebagai kapten, ia malah kerap gagal membaca situasi, terlambat mengambil keputusan, dan kehilangan kendali di momen-momen krusial.

Dalam sepak bola modern, kesalahan bek tengah adalah dosa fatal. Apalagi jika kesalahan itu datang dari sang kapten. Itu sudah di luar batas toleransi.

Nah, kehadiran Lagator inilah sinyal paling jelas dari manajemen. Status, ban kapten, dan jasa masa lalu tidak lagi bisa dijadikan tameng.

Penanda Arah Baru

Bursa transfer kali ini memperlihatkan perubahan sikap yang menarik dari PSM Makassar. Setelah berusaha memperbaiki lini depan, kini mereka berani menyentuh titik paling sensitif: jantung pertahanan mereka sendiri.

Dusan Lagator, dengan harga selangit itu, bukan cuma rekrutan asing biasa. Ia adalah penanda arah baru. Sebuah pernyataan bahwa PSM memilih untuk bertindak, bukan terus-menerus bertahan dengan kesalahan yang sama.

Jika nanti ia resmi diperkenalkan, dampaknya akan langsung terasa. Ia bukan cuma menggeser Yuran dalam daftar pemain termahal. Lebih dari itu, ia langsung mengancam posisi, peran, dan legitimasi sang kapten di starting XI.

Di titik ini, pesannya sudah jelas sekali. PSM Makassar tidak sedang membangun kenyamanan. Mereka justru sedang memaksa sebuah perubahan, betapa pun sakitnya.


Halaman:

Komentar