Semen Padang Berburu Bintang Rival Demi Selamat dari Jurang Degradasi

- Jumat, 30 Januari 2026 | 19:00 WIB
Semen Padang Berburu Bintang Rival Demi Selamat dari Jurang Degradasi

PADANG – Mode serius benar-benar ditunjukkan manajemen Semen Padang FC. Targetnya jelas: keluar dari zona merah klasemen BRI Super League 2025/2026 secepat mungkin.

Setelah membersihkan skuad lama, Kabau Sirah kini mengalihkan pandangan. Mereka mulai melirik bintang-bintang dari tim rival. Dua pilar penting, dari Malut United dan Bhayangkara FC, jadi bidikan utama.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Ini semua menyusul instruksi langsung dari penasihat tim, Andre Rosiade. Rasa kecewanya meluap usai kekalahan tim dari Persis Solo, dan dia tak mau lagi menunggu.

Manajemen sudah bergerak cepat. Tujuh pemain baru telah didatangkan, enam di antaranya adalah legiun asing. Sekarang, perburuan beralih ke talenta lokal papan atas, yang biasa disebut "Grade A".

Dari Malut United, dua nama besar santer beredar: Frets Butuan dan Abduh Lestaluhu. Kabarnya, mereka sudah mencapai kesepakatan untuk hijrah ke Padang.

Peluang bermain yang minim di klub lamanya jadi celah sempurna bagi Semen Padang. Mereka bisa menawarkan posisi utama, sesuatu yang sulit ditolak pemain yang haus menit bermain.

Seperti diungkapkan akun pemerhati Semen Padang, @424_spfc:

"Frets Butuan dan Abduh Lestaluhu dikabarkan menjadi amunisi baru bagi skuad Kabau Sirah di putaran kedua."

Tak Hanya dari Malut, Bhayangkara Juga Jadi Sasaran

Selain membidik Malut United, manajemen juga mengincar pemain Bhayangkara FC. Nama Firza Andika, eks PSM Makassar, masuk dalam radar. Tapi, negosiasi diprediksi bakal alot. Perannya di The Guardian terbilang vital, jadi mereka pasti enggan melepas.

Namun, ada kabar baik dari front lain. Perburuan Kasim Botan, bekas pemain PSIM Yogyakarta, berjalan mulus. Pemain ini dikabarkan telah sepakat bergabung dengan status bebas transfer. Kehadirannya diharapkan bisa jadi ledakan baru di sektor sayap serangan.


Halaman:

Komentar