Di Yogyakarta, Senin (16/3), Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan sebuah imbauan khusus. Khususnya untuk warga dan takmir masjid Muhammadiyah yang tinggal di Bali. Intinya, ia meminta agar takbir keliling dengan pengeras suara ditiadakan pada malam Idulfitri nanti.
Alasannya jelas. Tahun ini, Lebaran berbarengan dengan Hari Raya Nyepi. “Atas nama 'tasamuh' atau toleransi, untuk tidak melakukan takbir keliling,” tegas Haedar di kantornya, seperti dilaporkan Antara.
Menurutnya, langkah ini penting sebagai wujud saling menghormati. Ia menyarankan agar takbiran cukup dilaksanakan di dalam rumah masing-masing. Tujuannya, tak lain untuk menjaga kekhusyukan umat Hindu yang sedang menjalani Catur Brata penyepian. Suasana hening di Bali selama Nyepi, kata dia, perlu dihormati.
Soal salat Id sendiri, Haedar punya pandangan. Ia tetap mendorong agar salat Id dilaksanakan di lapangan terbuka jika memungkinkan. Namun begitu, tak masalah jika akhirnya harus pindah ke dalam masjid, yang penting fleksibel sesuai kondisi di lapangan.
Artikel Terkait
Lalu Lintas Mudik di Tol Situbondo Barat Meningkat Lebih dari 40 Persen
ASDP Hapus Aturan Geofencing, Tiket Kapal Kini Bisa Dibeli dari Mana Saja
FORMAS Buka Kantor di Beijing untuk Perkuat Jembatan Investasi Indonesia-China
Kapolsek Cileungsi Sikat Otak Perampok Lansia dengan Menyamar Jadi Petugas PLN