Di tengah tensi tinggi, Ardiansyah Nur muncul sebagai pahlawan. Pemain asal Makassar itu mencetak gol yang mengembalikan keunggulan Indonesia menjadi 4-3. Gol itu seperti pukulan telak yang membuat semangat Kirgistan rontok.
Mereka mencoba bermain nekat dengan power play. Alih-alih mencetak gol, justru ruang kosong di belakang mereka dimanfaatkan dengan sempurna oleh Israr Megantara. Gol kelimanya menggenapkan skor 5-3, mengamankan tiga poin krusial.
Dengan ini, perjalanan Kirgistan dan Korea Selatan di turnamen ini dipastikan berakhir. Dua kekalahan membuat mereka tak punya peluang lagi.
Di laga lain, Irak juga mengamankan tiket dengan mengalahkan Korea Selatan 3-2. Artinya, puncak klasemen Grup A kini diisi Indonesia dan Irak, sama-sama mengantongi enam poin.
Laga terakhir fase grup, Sabtu (31/1) nanti, akan jadi penentu juara grup. Indonesia akan berjumpa Irak dalam duel sengit. Meski sudah lolos, pertandingan ini tetap penting untuk menjaga momentum dan moral.
Statistiknya mengesankan. Dua laga, sepuluh gol dicetak, hanya tiga kebobolan. Daya gedor ofensif Indonesia jadi salah satu yang terbaik sejauh ini.
Keberhasilan melangkah ke perempat final ini jelas sinyal positif. Kedalaman skuad, konsistensi, dan kemampuan bangkit dari tekanan adalah modal berharga untuk fase gugur nanti.
Dukungan penuh suporter di Indonesia Arena dan kepercayaan diri yang melambung tinggi jadi bahan bakar tersendiri. Optimisme untuk melangkah lebih jauh kini terasa begitu nyata.
(zak/)
Artikel Terkait
Pedro Acosta Pimpin Klasemen Usai Gebrakan di MotoGP Thailand 2026
Fabio Calonego Soroti Kondisi Lapangan JIS Sebagai Faktor Penghambat Performa Persija
PSIS Incar Uji Coba Kontra PSM Makassar untuk Jaga Ritme Jelang Laga Penting
Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia di Era Pelatih John Herdman