Meski begitu, pelatih asal Portugal itu tetap menekankan bahwa kecemerlangan individu harus selaras dengan strategi tim. Keseimbangan itulah yang menurutnya kunci kesuksesan jangka panjang.
Di sisi lain, kemenangan ini jelas momentum berharga. Hasil itu mengantarkan Persebaya ke posisi enam besar klasemen sementara, dengan perolehan 31 poin dari 8 kemenangan, 7 imbang, dan 3 kekalahan. Tren positif ini membuka peluang untuk merangsek lebih tinggi. Optimisme pun mulai terasa, apalagi dengan fondasi tim yang terlihat semakin solid.
Lini tengah yang dikawal Rian dan kawan-kawan tampak dominan, mengendalikan ritme permainan sejak awal. Mereka tak sekadar menang, tapi menguasai pertandingan.
Ujian berikutnya sudah menanti. Minggu depan, tepatnya tanggal 1 Februari 2026, Persebaya akan menjamu lawannya di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo. Dukungan penuh Bonek dipastikan akan membanjiri tribun. Dengan performa Rian yang sedang panas dan kepercayaan diri tim yang melambung, harapan untuk terus mengejar papan atas Super League musim ini bukan lagi sekadar angan-angan. Semuanya tergantung konsistensi di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Artikel Terkait
FORKI Sulsel Resmi Diperkuat, Target Emas PON 2028 Dicanangkan
Denda Rp50 Juta untuk Persebaya, Performa Tim Tetap Prima
Pendaftaran Resmi Dibuka, Prof Warsinggih Maju sebagai Calon Ketua PBSI Sulsel
Alan Cardoso Langsung Dapatkan Kontrak Baru Usai Tinggalkan Persija