Stadion Olimpico malam ini jadi saksi keperkasaan Lazio. Tim asuhan Maurizio Sarri itu berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan, yang tentu saja pahit rasanya bagi para pendukung Rossoneri. Satu-satunya gol lahir di menit ke-26, lewat sepakan Gustav Isaksen yang merobek jala Milan.
Di sisi lain, ada kejutan lain yang terjadi di markas Como. AS Roma, yang datang dengan target poin penuh, justru pulang dengan tangan hampa. Padahal mereka sempat unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Donyell Malen di menit ketujuh. Tapi permainan berbalik.
Anastasios Douvikas berhasil menyamakan kedudukan menjelang satu jam pertandingan. Pukulan telak datang sepuluh menit menjelang waktu normal berakhir, lewat sundulan Diego Carlos yang memastikan kemenangan dramatis untuk Como, 2-1.
Hasil-hasil ini tentu mengocok papan klasemen. Inter Milan masih kokoh di puncak dengan 68 poin, unggul nyaman 8 angka dari AC Milan dan 9 poin dari Napoli di belakang. Yang menarik, kemenangan Como mendongkrak mereka kembali ke posisi empat besar dengan 54 poin, menggeser Juventus yang cuma punya 53.
Nasib AS Roma? Mereka terpeleset ke peringkat enam, mengumpulkan 51 poin. Sedih, tapi masih panjang jalannya.
Di dasar klasemen, situasinya makin panas. Cremonese (24 poin), Verona, dan Pisa (masing-masing 18 poin) masih terus berjuang menghindari jurang degradasi.
Perburuan "capocannoniere" atau top skor juga seru. Kapten Inter, Lautaro Martinez, masih memimpin dengan 14 gol. Di belakangnya, ada Rasmus Hojlund dan Anastasios Douvikas pencetak gol penyama kedudukan tadi yang mengemas 10 gol. Nico Paz, playmaker Como, menguntit dengan 9 gol. Sementara Christian Pulisic dan Hakan Calhanoglu sama-sama mengoleksi 8 gol sejauh ini.
Berikut ringkasan hasil pertandingan pekan ini:
Verona 0-2 Genoa
Pisa 3-1 Cagliari
Sassuolo 0-1 Bologna
Como 2-1 AS Roma
Lazio 1-0 AC Milan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares