“Kita bisa lebih kuat lagi di putaran kedua,” tegasnya.
Pengamat sepak bola Imran Amirullah punya pendapat serupa. Mantan asisten pelatih PSM ini melihat akar masalahnya ada pada kesalahan-kesalahan kecil di belakang.
“PSM perlu dibenahi adalah pemain belakangnya yang masih ada sedikit kekurangan seperti kesalahan-kesalahan kecil,” kata Imran.
“Seperti sebelumnya, ada kesalahan kecil yang akhirnya bisa dimanfaatkan lawan,” imbuhnya.
Jadi, rumor kedatangan Lagator bukan sekadar isapan jempol. Dia bisa jadi solusi jangka pendek, sekaligus antisipasi jika suatu saat Yuran Fernandes harus pergi. Bek berpostur tinggi itu dikenal disiplin dan kuat dalam duel udara. Karakternya cocok dengan gaya permainan PSM yang sering mengandalkan transisi cepat.
Kariernya di Liga India bersama Kerala Blasters musim lalu juga menunjukkan dia tak asing dengan sepak bola Asia yang fisik dan intens. Dengan status bebas transfer dan pengalaman yang mumpuni, Lagator memang terlihat seperti jawaban yang tepat. PSM berharap dia bisa membawa angin segar dan menghentikan kebocoran yang selama ini terjadi.
Semua kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari klub. Para suporter Juku Eja tentu berharap langkah ini membawa perubahan. Performa di putaran kedua nanti akan menjadi buktinya.
Artikel Terkait
Verstappen Gagal Total di Sprint Race Shanghai, Red Bull Terpuruk
Media Italia Soroti Idzes dan Audero Jelang FIFA Series 2026
Persib Pererat Hubungan dengan Sponsor Lewat Buka Puasa Bersama
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final Swiss Open Usai Kalahkan Nozomi Okuhara