Media Italia lagi-lagi menyoroti Timnas Indonesia. Kali ini, perhatian mereka tertuju pada dua nama yang bermain di Serie A, Jay Idzes dan Emil Audero, yang baru saja masuk daftar pemanggilan John Herdman untuk FIFA Series 2026 mendatang.
Menurut laporan TuttoMercatoWeb, kehadiran mereka memberi warna baru buat skuad Garuda. Media itu bilang, pemanggilan ini menunjukkan koneksi sepak bola Indonesia dengan Eropa semakin terbuka lebar.
“Dua pemain Serie A turut dipanggil oleh pelatih Indonesia untuk turnamen FIFA Series,” tulis mereka.
Turnamen yang bakal digelar akhir Maret 2026 ini memang penting. Jakarta jadi salah satu tuan rumah, dan buat Herdman, ini lebih dari sekadar uji coba. Ini adalah ruang untuk bereksperimen, melihat langsung performa anak asuhnya yang tersebar di berbagai liga, dan tentu saja, mematangkan komposisi tim.
Nah, sorotan ke Idzes dan Audero wajar saja. Keduanya memang lagi panas-panasnya di Italia.
Jay Idzes, bek tengah kelahiran Belanda itu, sekarang jadi pilar penting di Sassuolo. Ia pindah dari Venezia FC tahun 2025 lalu dan langsung jadi andalan. Di Timnas, perannya bahkan lebih besar. Idzes dipercaya memakai ban kapten dan jadi otak pertahanan. Kemampuan baca permainannya yang tajam dan duel udara yang kuat bikin dia sulit untuk digantikan.
Di sisi lain, ada Emil Audero. Kiper kelahiran Mataram ini sekarang jadi penjaga gawang utama Cremonese. Jejaknya di sepak bola Italia cukup panjang, pernah membela raksasa seperti Juventus dan Sampdoria. Pengalamannya itu bikin dia jadi salah satu pemain paling matang di skuad Garuda.
Tapi posisinya nggak aman-amai banget. Ia masih harus bersaing ketat dengan kiper sekelas Maarten Paes. Persaingan seperti ini sih justru bagus, bisa mendongkrak kualitas tim secara keseluruhan.
Dalam FIFA Series nanti, Indonesia dijadwalkan hadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Tapi, di balik pemanggilannya, sorotan ke Idzes ternyata nggak cuma soal Timnas.
Bek berusia 25 tahun itu dikabarkan lagi jadi incaran klub-klub besar. Menurut FootballTransfers, performa konsisten Idzes di Serie A bikin AC Milan dan Juventus melirik. Bahkan Inter Milan disebut-sebut ikut memantau.
Sassuolo, klubnya sekarang, konnya memasang harga selangit: sekitar 40 juta euro, atau nyaris Rp700 miliar! Angka yang fantastis, tapi melihat statistiknya musim ini, wajar-wajar saja. Sejak Agustus 2025, Idzes sudah tampil di 26 pertandingan tanpa absen sedetik pun. Konsistensi level itu langka.
Nilai pasarnya pun melonjak. Estimasi terbaru menyebutkan harganya mencapai 11,7 juta euro (sekitar Rp203 miliar), menjadikannya pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi saat ini. Kariernya memang terus menanjak sejak hengkang dari Go Ahead Eagles tahun 2023.
Kontraknya masih panjang, hingga 2029, jadi posisi tawar Sassuolo kuat. Namun begitu, kalau transfer senilai 40 juta euro benar-benar terjadi, Idzes bakal cetak sejarah sebagai pemain Indonesia dengan transfer termahal sepanjang masa.
Fenomena ini jelas jadi sinyal bagus. Ketertarikan klub-klub elite Italia itu menunjukkan satu hal: kualitas pemain Indonesia mulai diakui di panggung sepak bola Eropa yang sesungguhnya.
Artikel Terkait
Persebaya Hajar Arema 4-0, Strategi Serangan Balik Bernardo Tavares Kembali Terbukti Efektif
PSG Hajar Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal Liga Champions
Prancis Kalahkan Indonesia 4-1, untuk Pertama Kalinya Tim Merah Putih Gagal Lolos dari Fase Grup Piala Thomas
Herdman Coret Empat Pemain Andalan Shin Tae-yong dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026