Suasana di Kembang Goela Restaurant, Jakarta Selatan, pada Jumat malam itu terasa hangat dan cair. Bukan acara bisnis biasa. Di meja panjang itu, duduk berdampingan orang-orang yang selama ini jadi penggerak Persib Bandung: manajemen, pemain, dan yang tak kalah penting para sponsor. Mereka berkumpul untuk buka puasa bersama di penghujung Ramadan, 13 Maret lalu.
Percakapan mengalir santai. Ada tawa, tapi ada juga pembicaraan serius soal masa depan klub. Acara ini sengaja dirancang tanpa sekat formal. Tak ada podium tinggi yang memisahkan. Tujuannya jelas: mempererat ikatan.
Momentum Ramadan dipilih bukan tanpa alasan. Bulan penuh refleksi ini dianggap jadi ruang yang tepat untuk membangun keintiman. Bagi Persib, para mitra bisnis itu lebih dari sekadar penyandang dana. Mereka adalah bagian dari ekosistem yang membuat klub tetap bertahan di tengah persaingan sepak bola profesional yang semakin ketat.
Lihat saja siapa yang hadir. Perwakilan dari Unilever, GoPay, Combiphar, Bank BTN, Kopi ABC, Gudang Garam, hingga Indofood memenuhi undangan. Kehadiran nama-nama besar industri nasional itu menunjukkan satu hal: daya tarik Persib sebagai brand masih sangat kuat.
Di sisi lain meja, jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat hadir lengkap. Direktur Utama Glenn Sugita terlihat asyik berbincang dengan beberapa perwakilan sponsor. Tidak jauh darinya, Manajer Umuh Muchtar menyapa tamu dengan gaya akrabnya.
Juga hadir Komisaris Utama Zainuri Hasyim dan Deputy CEO Adhitia Putra Herawan. Dari skuad pemain, Achmad Jufriyanto hadir mewakili rekan-rekannya.
Dalam obrolan santai itu, Glenn Sugita mengakui peran vital para mitra. Dunia sepak bola sekarang, menurutnya, tak cuma soal taktik dan skill pemain. Fondasi finansial yang solid di luar lapangan sama pentingnya.
Pernyataannya itu punya dasar. Beberapa tahun terakhir, Persib dikenal sebagai klub dengan kekuatan komersial yang stabil. Kemampuan mereka merawat hubungan dengan perusahaan besar membuat posisinya lebih mapan. Banyak klub lain masih bergulat dengan pendanaan jangka pendek.
Artikel Terkait
Verstappen Gagal Total di Sprint Race Shanghai, Red Bull Terpuruk
Media Italia Soroti Idzes dan Audero Jelang FIFA Series 2026
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final Swiss Open Usai Kalahkan Nozomi Okuhara
Persis Solo Hajar Bali United 3-0, Keluar dari Zona Degradasi