Perumda Pasar Jaya akhirnya mengungkap penyebab insiden eskalator di Pasar Tanah Abang Blok B yang mengakibatkan seorang ibu-ibu terjatuh. Manajemen menyatakan bahwa eskalator mengalami kelebihan kapasitas penumpang sehingga sistem rem darurat secara otomatis aktif.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum kejadian, menurut keterangan resmi Pasar Jaya, eskalator beroperasi dalam kondisi normal. Namun, lonjakan jumlah pengunjung yang menggunakan fasilitas secara bersamaan menyebabkan beban melebihi kapasitas yang telah ditetapkan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, eskalator dalam kondisi operasional normal sebelum terjadi lonjakan kepadatan pengunjung yang menggunakan fasilitas tersebut secara bersamaan. Tingginya jumlah pengguna dalam satu waktu menyebabkan beban pada eskalator melebihi kapasitas yang telah ditetapkan,” demikian bunyi pernyataan pers Pasar Jaya yang diterima pada Minggu, 14 Juni.
Sensor keselamatan yang terintegrasi pada sistem eskalator kemudian mendeteksi kondisi kelebihan beban tersebut. Sebagai mekanisme perlindungan, sistem secara otomatis mengaktifkan rem darurat sehingga unit berhenti beroperasi. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kerusakan maupun potensi kecelakaan yang lebih besar.
“Aktivasi sistem pengaman tersebut merupakan bagian dari fitur keselamatan yang dirancang untuk menjaga keamanan pengguna serta melindungi komponen mekanis eskalator dari tekanan berlebih. Dengan berfungsinya sistem tersebut, potensi risiko yang lebih besar dapat dihindari dan tidak terdapat korban maupun pengunjung yang mengalami luka dalam insiden tersebut,” ujar perwakilan Pasar Jaya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia memberikan keterangan yang sedikit berbeda terkait penyebab erornya eskalator. Menurut Dhimas, dugaan sementara menunjukkan adanya kendala pada bagian karet eskalator.
“Permasalahan di karet eskalator,” jelas Dhimas saat dihubungi pada Sabtu, 13 Juni.
Insiden ini sempat viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan seorang ibu-ibu terduduk di ujung bawah eskalator sambil ditemani petugas keamanan. Beberapa pengunjung lain tampak berkerumun di sekitar lokasi. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa eskalator tiba-tiba berbalik arah, dari yang semula naik menjadi turun secara mendadak.
Artikel Terkait
Megawati Resmikan Renovasi Istana Gebang di Blitar, Rumah Masa Kecil Bung Karno
Pemerintah Mulai Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi, Satu di Antaranya di IKN
NasDem Kabupaten Bandung Canangkan Reborn Usai Dilantik, Target Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029
Mensos Tegaskan Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Bebas Titipan, Khusus untuk Keluarga Tidak Mampu