Sabtu dini hari tadi, Stamford Bridge jadi saksi sebuah duel sengit. Chelsea, sang tuan rumah, harus mengakui keunggulan Newcastle United dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Premier League. Pertandingan pekan ke-30 itu benar-benar berlangsung ketat.
Dan satu-satunya gol yang tercipta datang cukup awal. Di menit ke-18, Anthony Gordon berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol itu lahir dari kerja sama yang apik; Joe Willock berhasil mengoyak pertahanan Chelsea dan memberikan umpan matang yang langsung diselesaikan Gordon dengan dingin.
Gol cepat itu jelas mengubah peta permainan. Newcastle, yang sudah unggul, memilih untuk bermain lebih pragmatis. Mereka tampil disiplin, mengorganisir pertahanan dengan rapat, dan berusaha mempertahankan keunggulan itu sampai akhir.
Chelsea Kesulitan Membalas
Bagaimana reaksi Chelsea? Tentu saja mereka berusaha bangkit. Setelah tertinggal, The Blues mencoba meningkatkan intensitas serangan. Tapi, upaya mereka seolah mentok di depan dinding pertahanan Newcastle yang hari itu benar-benar solid.
Frustrasi mulai terlihat. Beberapa pelanggaran keras pun terjadi, membuat Wesley Fofana dan Moisés Caicedo harus menerima peringatan kartu kuning di babak pertama. Situasi tak kunjung membaik untuk skuat asuhan Mauricio Pochettino.
Memasuki babak kedua, sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menyuntikkan energi baru. Romeo Lavia dan Malo Gusto dipasang. Serangan demi serangan dilancarkan, namun tetap saja gagal menemukan celah. Pertahanan Newcastle, meski sempat mendapat tekanan, bertahan dengan gigih hingga peluit panjang akhirnya berbunyi.
Artikel Terkait
Arsenal Pecah Kebuntuan di Akhir Laga, Kalahkan Everton 2-0
JK Prihatin dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Barbershop Tema Peaky Blinders Hadir di Luar Stadion Atletico Madrid untuk Promosi Film
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene