China angkat bicara. Kementerian Luar Negeri di Beijing membantah keras tuduhan Presiden AS, Donald Trump, soal kapal kargo berbendera Iran yang dicegat pasukan Amerika. Trump sebelumnya berseloroh kalau kapal itu mungkin "hadiah dari China".
Washington mengklaim pasukannya menembaki dan menyita sebuah kapal kargo milik Iran. Tuduhannya? Kapal itu berusaha menghindari blokade yang diterapkan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran. Sebuah langkah yang jelas-jelas memicu ketegangan baru.
Di sisi lain, militer Iran bereaksi keras. Mereka menyebut kapal tersebut berlayar dari China. Dalam pernyataan resminya, Teheran bersumpah akan membalas apa yang mereka sebut sebagai "pembajakan bersenjata oleh militer AS". Nada pernyataannya cukup panas, bisa dibilang.
Trump sendiri, saat berbicara dengan CNBC pada Selasa (21/4), menyebut kapal yang dicegat itu membawa "beberapa barang yang tidak terlalu bagus". Lalu dia menambahkan, "Hadiah dari China mungkin, saya tidak tahu." Kalimat itu diucapkan dengan nada santai, tapi dampaknya ternyata besar.
Nah, Beijing pun bereaksi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, angkat bicara di hadapan wartawan di Beijing pada Jumat (24/4).
"China menentang setiap tuduhan dan asosiasi yang tidak memiliki dasar faktual," tegasnya.
Dia juga mengingatkan sesuatu yang penting. "Hubungan perdagangan internasional normal antar negara tidak boleh diganggu dan dirusak." Pesannya jelas, jangan main-main dengan urusan dagang mereka.
Sebagai informasi tambahan, kapal kontainer bernama Touska itu berbendera Iran. Pasukan AS menaiki dan menyitanya pada Minggu (19/4) waktu setempat. Menurut sumber keamanan maritim, kapal itu kemungkinan mengangkut barang-barang yang dianggap Washington sebagai barang dual-use. Artinya, barang yang bisa dipakai untuk keperluan sipil sekaligus militer. Ya, ini memang selalu jadi titik sensitif dalam hubungan kedua negara.
Artikel Terkait
Polri Terapkan Pasal TPPU untuk Sita Aset Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin, Istri dan Dua Anak Jadi Tersangka
Iran Jajaki Jalur Darat Alternatif untuk Selamatkan Ribuan Kontainer yang Terdampar di Pakistan Akibat Blokade AS di Selat Hormuz
Brimob Polda Metro Jaya Bersihkan Pasar Ciputat dan Saluran Air untuk Cegah Genangan
NAVI Mobile Legends Bungkam Geek Fam 2-0 Berkat Analisis Strategi Lawan