PSSI Resmi Rekrut Pakar Pendidikan Sepakbola Alistair Smith

- Minggu, 15 Maret 2026 | 02:40 WIB
PSSI Resmi Rekrut Pakar Pendidikan Sepakbola Alistair Smith

Alistair Smith resmi bergabung dengan PSSI. Pakar sepakbola asal Inggris itu akan mengurusi Departemen Pendidikan dan Pengembangan. Rupanya, dia sendiri sudah tak sabar untuk segera memulai pekerjaan barunya.

Perasaan antusias itu ia tuangkan lewat akun LinkedIn pribadinya, Minggu (15/3/2026).

"Saya memulai peran baru bersama PSSI," tulis Smith. "Beberapa minggu ke depan akan saya gunakan untuk benar-benar mempelajari kecintaan masyarakat terhadap sepakbola di negara ini."

Namun begitu, Smith bukan tidak sadar. Dia paham betul bahwa tugas yang menunggunya tidak akan mudah. Indonesia, bagaimanapun, adalah negara yang sangat besar. Butuh waktu dan tenaga ekstra untuk memahami kompleksitasnya.

"Indonesia adalah negara yang sangat besar dengan lebih dari 17.000 pulau," terangnya. "Banyak perbedaan, banyak keunikan. Jadi ya, masih sangat banyak hal yang harus dilakukan dan dilihat."

Sebenarnya, kabar perekrutan Smith sudah diumumkan PSSI beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis 12 Maret 2026. Sosok yang membocorkan kabar baik ini adalah Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, lewat unggahan di Instagram pribadinya.

"Kami dengan senang hati menyambut Alistair Smith untuk mendukung departemen Pendidikan dan Pengembangan PSSI," tulis Zwiers di akun @alex_zwiers.

Menurut Zwiers, kedatangan Smith ini bukan sekadar iseng. Ini adalah bentuk komitmen nyata federasi untuk membangun pondasi sepakbola Indonesia dari hal yang paling mendasar: pendidikan.

"Langkah ini memperkuat komitmen jangka panjang kami terhadap pendidikan pelatih," ujar pria asal Belanda itu. "Kami ingin memberdayakan pemain, pelatih, dan pemimpin untuk masa depan sepakbola Indonesia. Selangkah demi selangkah, permainan ini akan terus kami kembangkan."

Dan harus diakui, PSSI tidak sedang membawa orang sembarangan. Track record Smith cukup mentereng. Ia punya segudang pengalaman di bidang pembelajaran dan pendidikan pelatih. Latar belakangnya termasuk kerja di Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), lalu UEFA, bahkan sampai FIFA. Ia juga pernah berkecimpung di Asosiasi Sepakbola Yordania (JFA).

Dengan bekal pengalaman sepadat itu, harapannya jelas: ia bisa memberikan dampak positif yang nyata untuk perkembangan sepakbola tanah air.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar