Dan jawaban yang didapat justru membuatnya lega, bahkan optimis. Ia melihat kematangan mental dan tekad baja dari para pemain untuk menyelesaikan musim dengan cara terbaik.
Di sisi lain, Arteta juga tak lupa menyebut peran suporter. Ia meminta dukungan penuh dan energi positif dari mereka untuk menghadapi fase krusial ini.
Pertemuan itu, menurutnya, bukan sekadar reaksi spontan atas satu kekalahan. Rapat semacam itu rutin digelar setiap tiga atau empat pekan sekali. Tujuannya agar seluruh tim punya perspektif yang jernih, tidak tenggelam dalam euforia maupun kekecewaan sesaat.
Di akhir pembicaraan, Arteta kembali menegaskan kepercayaannya yang besar pada skuadnya. Ia memuji dedikasi mereka dan meyakinkan bahwa peluang meraih gelar masih sangat nyata.
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Bocorkan Lima Pemain Andalannya: Ada yang Mengejutkan, Ada yang Absen
Arteta Panggil Pemain Usai Kekalahan: Ini Momen Kita, Mari Nikmati
Bruno Paraiba, Debut Manis yang Belum Sepenuhnya Fit
Rumor ke Persib Pupus, Maarten Paes Dipastikan Hijrah ke Ajax Amsterdam