Jadi, target utama PSM sekarang kemungkinan adalah bek asing baru. Apalagi Yuran kabarnya diminati Persebaya, yang saat ini ditukangi Bernardo Tavares pelatih yang dulu pernah menahkodai PSM.
Saat ini, nama Alberto Rodriguez, bek asal Spanyol berusia 32 tahun, mencuat sebagai kandidat kuat. Dia akan meninggalkan Mohun Bagan di Liga India, dan PSM punya peluang untuk mendatangkannya dengan status pinjaman.
Membaca Kedatangan Luka Cumic
Lalu, apa yang bisa diharapkan dari Cumic? Beberapa hal tampak jelas. Dengan tinggi badannya, gaya permainan PSM kemungkinan akan berubah. Mereka bisa kembali ke permainan klasik: hujan umpan silang dari sayap yang mengincar kepala sang target man.
Cumic diharapkan menjadi finisher yang selama ini kurang maksimal.
Tapi, catatannya di klub lamanya di Bosnia dan Serbia tidak terlalu mentereng. Dari 18 pertandingan, dia hanya mencetak 4 gol dan 1 assist. Angka yang biasa-biasa saja.
Di sisi lain, cara manajemen mendatangkannya patut diacungi jempol. Negosiasi yang rapi tanpa hiruk-pikuk media berhasil menghindari perang harga dengan klub rival. Itu hal yang penting.
Di usia 24 tahun, dia berada di puncak fisik. Jika bisa beradaptasi cepat dengan sepak bola Indonesia, dia bukan cuma solusi untuk putaran kedua liga. Tapi juga bisa jadi aset berharga yang punya nilai jual kembali yang bagus untuk klub.
Tekanannya tentu ada. Debutnya melawan Semen Padang di GBH nanti akan jadi ujian pertama. Dengan label "penyelamat" dan nomor punggung 99 di punggung, semua mata akan tertuju padanya.
Laga Senin depan akan menjawab satu pertanyaan: apakah dia benar-benar jawaban yang dicari, atau justru butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi?
Artikel Terkait
Persib Pasang Taruhan Besar pada Dion Markx untuk Masa Depan
MotoGP 2026 Buka Musim di Thailand, Mandalika Tunggu Giliran Oktober
Dua Wajah Super League: PSM Investasi Muda, Malut Andalkan Veteran
PSG Rebut Mutiara La Masia, Barcelona Tersandung di Detik Terakhir