Ibu di Garut Bangkit Berdiri, Usai Dapat Kaki Palsu di Puncak Hari Disabilitas

- Senin, 08 Desember 2025 | 10:10 WIB
Ibu di Garut Bangkit Berdiri, Usai Dapat Kaki Palsu di Puncak Hari Disabilitas

Suasana di Garut pagi itu terasa berbeda. Di tengah keriuhan acara, ada semangat yang menggebu. Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung bersama Dinas Sosial Garut baru saja meresmikan puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025. Tema 'Setara Berkarya Berdaya Tanpa Batas' bukan sekadar slogan, tapi benar-benar terasa di lapangan.

Komitmen untuk memenuhi hak dan memberdayakan penyandang disabilitas di kabupaten ini diwujudkan dalam bentuk nyata. Bantuan beragam disalurkan langsung. Mulai dari 49 paket ATENSI berisi sembako dan kebutuhan sehari-hari, puluhan unit kaki dan tangan palsu, kursi roda untuk anak dan dewasa, hingga alat bantu dengar. Yang cukup menyita perhatian adalah penyerahan 4 unit motor khusus disabilitas.

Nah, bantuan-bantuan ini ternyata buah dari kolaborasi banyak pihak. Kemensos lewat BBPPKS Bandung dan Disos Garut tentu jadi motor utamanya. Tapi dunia usaha dan organisasi komunitas turut mengulurkan tangan. Sebut saja PT PLN Indonesia Power, LDS Charity, Yayasan Tuna Daksa Indonesia, sampai Bank Mandiri dan BJB cabang Garut. Sinerginya jelas terlihat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir langsung menegaskan dukungan pemerintah daerah.

"Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan sambutan yang hangat dan menginspirasi, serta memberikan bantuan sosial, alat bantu disabilitas, dan bantuan lainnya dari Kemensos, Himpunan dan Organisasi Disabilitas, mitra kerja, para donatur serta dunia usaha,"

Begitu penegasannya dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Acara ini tak cuma seremonial belaka. Panggungnya hidup dengan penampilan bakat luar biasa dari para penyandang disabilitas. Tarian tradisional memukau, alunan angklung menghanyutkan, lalu ada juga pembacaan puisi yang dalam, gerakan silat yang tangguh, dan solo vokal yang merdu. Mereka menunjukkan bahwa berkarya itu memang tanpa batas.

Namun, momen paling mengharukan terjadi ketika Kepala BBPPKS Bandung, Iyan Kusmadiana, membantu memasangkan kaki palsu secara simbolis pada seorang ibu. Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, ibu itu bisa berdiri tegak dan melangkah. Tepuk tangan riuh dan air mata haru pun tak terbendung menyambut momen kebangkitan tersebut. Itulah arti kemandirian yang sesungguhnya.

Dengan kolaborasi seperti ini, harapannya jelas. Layanan dan pendampingan bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas di Garut akan makin kuat. Targetnya agar mereka bisa hidup lebih produktif dan sejahtera, tentu saja.

Selain Bupati, tampak hadir pula Kepala Dinas Sosial Garut Aji Sukarmaji. Kehadiran mereka berdua menegaskan bahwa isu disabilitas memang menjadi perhatian serius dari berbagai level pemerintahan di daerah itu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler