Pemerintah Buka Ruas Tol Baru Gratis untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran

- Minggu, 15 Maret 2026 | 06:30 WIB
Pemerintah Buka Ruas Tol Baru Gratis untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran

Kalau sudah dekat Lebaran, lalu lintas di jalanan pasti makin padat. Pemerintah punya satu trik untuk bikin arus mudik lebih lancar: membuka beberapa ruas tol baru secara gratis. Yap, tanpa bayar. Kebijakan ini biasanya diterapkan untuk tol yang sebenarnya belum beroperasi penuh secara komersial, tapi secara fisik sudah layak dilintasi.

Jadi, meski belum dipungut tarif, ruas-ruas ini bisa jadi penyelamat untuk mengurai kemacetan yang sudah bisa ditebak bakal terjadi. PT Jasa Marga, sebagai operator tol utama, juga kerap ikut menerapkan skema serupa. Tujuannya satu: mempermudah perjalanan pulang kampung masyarakat.

Nah, biasanya yang dapat fasilitas gratis ini adalah kendaraan golongan I alias mobil pribadi. Lalu, ruas tol mana saja yang pernah dibuka?

Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo

Ruas dari Prambanan ke Purwomartani, sepanjang kurang lebih 6,78 kilometer, pernah dibuka sementara. Jalur ini tentu saja sangat membantu mereka yang tujuan akhirnya adalah Jogja atau daerah sekitarnya.

Tol Probolinggo-Banyuwangi

Di jalur timur Jawa, segmen Gending-Paiton yang panjangnya sekitar 23,47 kilometer juga pernah dioperasikan secara fungsional. Ini jelas memberi angin segar bagi pemudik yang menuju ujung timur Pulau Jawa.

Tol Jakarta-Cikampek II Selatan

Yang ini menarik. Ruas Sadang-Bojongmangu (sekitar 31,25 km) pernah jadi alternatif gratis untuk menghindari padatnya Tol Jakarta-Cikampek utama. Bayangkan, ada jalur lain yang bisa sedikit meredakan kepadatan di arteri utama mudik itu.

Sebenarnya, masih ada beberapa ruas lain yang pernah dibuka. Dalam satu periode mudik, total panjang tol gratis ini bahkan bisa menyentuh lebih dari 132 kilometer! Angka yang cukup signifikan untuk membantu memperlancar arus kendaraan.

Tapi, jangan senang dulu. Pembukaan gratis ini biasanya tidak tanpa syarat. Sering kali ada pembatasan jam operasi, misalnya hanya siang hari atau di waktu-waktu tertentu saja. Selain itu, akses kerap dibatasi hanya untuk kendaraan ringan. Truk dan bus besar biasanya tidak diizinkan.

Karena itu, saran terbaik adalah selalu cek informasi terbaru. Pantau pengumuman resmi dari Kementerian PUPR atau langsung dari operator tol seperti Jasa Marga. Persiapan yang matang, termasuk tahu jalur alternatif mana yang terbuka, bisa bikin perjalanan mudik kamu jauh lebih nyaman.

(PRI)

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar