"Kalau level negara saya belum pernah di Indonesia. Kalau soal keinginan (bela Timnas Indonesia), pasti ada. Pertama, kita berarti harus ke sana terlebih dahulu, ya," ujarnya.
Di usianya yang ke-34, performanya masih oke. Angkanya berbicara: 399 penampilan, 67 gol, ditambah 40 assist. Itu adalah bukti konsistensi dan jam terbang tinggi di liga yang ketat.
Nah, dengan modal itu semua, nama Riki Matsuda seharusnya masuk dalam radar pelatih John Herdman. Jika PSSI bergerak cepat, pintu menuju naturalisasi terbuka lebar. Menurut sejumlah pengamat, ini peluang emas yang sayang kalau disia-siakan.
Bayangkan, punya penyerang dengan pengalaman dan mental pemimpin di sana. Bisa jadi pengaruh yang signifikan, bukan cuma di lapangan, tapi juga di ruang ganti. Untuk menghadapi FIFA Series 2026 dan tantangan lainnya, sosok seperti Riki bisa jadi penambah tenaga yang berarti.
Sekarang, bola sepenuhnya ada di pihak PSSI. Publik menunggu langkah konkret. Apakah peluang yang sudah dapat restu FIFA ini akan diwujudkan, atau justru dibiarkan berlalu begitu saja? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode