Ucapannya itu bukan tanpa dasar. Prediksi itu ia lontarkan usai menjajal beberapa sesi latihan dengan motor Ducati Panigale di Aspar Circuit, Valencia. Pengalaman itulah yang membuatnya sadar: tes di Malaysia akan sangat menguras tenaga.
“Di hari pertama, saya akan merasa sangat bagus,” beber Marquez. Tapi ia langsung menambahkan, “Malaysia adalah tes yang sulit buat semua orang, dan hal tersulit untuk dikontrol adalah dari hari pertama ke kedua.”
Ia pun memberi analogi sederhana. “Bahkan, setelah menghabiskan dua hari beruntun di gym, di hari kedua, saya tidak bisa punya performa yang bagus.”
Di sisi lain, Marquez tak mau pesimis. Ia merasa progres pemulihannya berjalan positif. “Tapi, saya pikir kami meningkat dengan cara yang bagus,” tutupnya penuh keyakinan.
Kini, tinggal menunggu saja. Performa Marc Marquez di tes pramusim nanti pasti akan jadi sorotan. Di usianya yang tak lagi muda, pengelolaan kondisi fisik jelas jadi kunci. Semuanya akan terjawab di Sepang, awal Februari mendatang.
Artikel Terkait
Quartararo Tak Mau Lagi Terjebak Janji, Masa Depan di Tangan Yamaha
Bagnaia Buka Suara: 90 Persen Kritik Tak Berguna Jelang MotoGP 2026
Tavares dan Persebaya: Ketika Stabilitas Klub Melahirkan Performa Gemilang
Persebaya Surabaya: Favorit Terselubung di Tengah Sorotan Persib dan Persija