Janice Tjen, Pembawa Harapan Tenis Indonesia Setelah 23 Tahun Kekeringan Gelar WTA

- Rabu, 19 November 2025 | 21:30 WIB
Janice Tjen, Pembawa Harapan Tenis Indonesia Setelah 23 Tahun Kekeringan Gelar WTA
Wawancara Eksklusif: Janice Tjen, Petenis yang Menggetarkan Dunia

Gelar WTA Setelah 23 Tahun: Janice Tjen dan Misi Sejarah Tenis Indonesia

Dua gelar WTA tour dan lonjakan peringkat lebih dari 300 posisi dalam setahun menjadi bukti konsistensi petenis muda yang kini menjadi sorotan.

Nama Janice Tjen tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta olahraga tanah air. Prestasi gemilangnya di awal tahun 2025, merebut gelar juara di Chennai Open 2025 dan Jinan Open 2025, mengukir sejarah baru bagi tenis Indonesia. Pencapaian ini mengakhiri penantian panjang selama 23 tahun sejak terakhir kali Indonesia meraih gelar tunggal WTA melalui Angelique Widjaja pada 2002.

Lonjakan karier Janice Tjen terlihat signifikan. Peringkatnya melesat dari posisi 413 dunia hingga menembus 53 besar dalam waktu kurang dari satu tahun menurut data resmi Women’s Tennis Association (WTA). Transformasi ini menjadikannya salah satu atlet dengan perkembangan tercepat di sirkuit tenis internasional.

Dalam sesi wawancara eksklusif untuk program Role Model, Janice membongkar perjalanan kariernya yang penuh liku. Dari ambisi masa kecil yang membara, proses jatuh bangun menuju level elit dunia, hingga strategi menjaga mental di tengah tekanan kompetisi tenis global.

"Setiap atlet pasti memiliki momen yang hampir membuatnya menyerah. Bagaimana kami bangkit dari titik terendah itulah yang membentuk karakter sebenarnya," ujar Janice membuka percakapan.

Pertanyaan besar kini mengemuka: bagaimana seorang atlet muda seperti Janice mempertahankan ketenangan dan konsistensi di puncak popularitas? Bagaimana ia mengelola ekspektasi tinggi yang dibebankan padanya sebagai pembawa harapan baru tenis Indonesia?

Wawancara lengkap ini mengungkap sisi lain Janice Tjen yang belum banyak terekspos: mentalitas pejuang, rutinitas latihan di balik layar, dan visinya untuk menginspirasi generasi muda Indonesia di kancah olahraga dunia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar