Marc Marquez sudah punya firasat. Menjelang Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sepang pekan depan, pembalap Ducati Lenovo itu memprediksi performanya bakal naik turun. Ia yakin bisa langsung mencatat waktu yang bagus di hari pertama. Tapi, setelah itu? "Akan turun," begitu kira-kira ramalannya.
Nah, tes pramusim tahun depan memang dijadwalkan digelar dalam dua seri. Yang pertama di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 3-5 Februari. Beberapa minggu kemudian, barulah rombongan MotoGP berpindah ke Thailand, tepatnya di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, untuk uji coba pada 21-22 Februari.
Buat Marquez, tes di Malaysia nanti punya arti khusus. Ini akan jadi momen pertamanya membalap lagi dengan motor MotoGP sejak GP Mandalika Oktober 2025 lalu. Cukup lama juga, ya. Jadi wajar kalau ada pekerjaan rumah yang menumpuk.
Dari sisi fisik, ia jelas harus mengejar ketertinggalan. Cedera bahu kanan yang dialaminya pasti masih meninggalkan efek. Belum lagi urusan teknis; ia masih harus benar-benar akrab dengan Desmosedici GP26 yang akan ditungganginya. Banyak hal baru yang harus dicerna.
Namun begitu, sang juara dunia 2025 ini tetap optimis. Ia merasa bisa langsung menemukan ritme yang normal begitu turun ke lintasan Sepang. Hanya saja, daya tahannya di hari-hari berikutnya yang dipertanyakan.
“Saya bisa berkendara dengan level normal di hari pertama tapi hari kedua akan turun. Saya sudah memprediksinya untuk (Tes Pramusim) di Malaysia,”
Ucapannya itu bukan tanpa dasar. Prediksi itu ia lontarkan usai menjajal beberapa sesi latihan dengan motor Ducati Panigale di Aspar Circuit, Valencia. Pengalaman itulah yang membuatnya sadar: tes di Malaysia akan sangat menguras tenaga.
“Di hari pertama, saya akan merasa sangat bagus,” beber Marquez. Tapi ia langsung menambahkan, “Malaysia adalah tes yang sulit buat semua orang, dan hal tersulit untuk dikontrol adalah dari hari pertama ke kedua.”
Ia pun memberi analogi sederhana. “Bahkan, setelah menghabiskan dua hari beruntun di gym, di hari kedua, saya tidak bisa punya performa yang bagus.”
Di sisi lain, Marquez tak mau pesimis. Ia merasa progres pemulihannya berjalan positif. “Tapi, saya pikir kami meningkat dengan cara yang bagus,” tutupnya penuh keyakinan.
Kini, tinggal menunggu saja. Performa Marc Marquez di tes pramusim nanti pasti akan jadi sorotan. Di usianya yang tak lagi muda, pengelolaan kondisi fisik jelas jadi kunci. Semuanya akan terjawab di Sepang, awal Februari mendatang.
Artikel Terkait
Bali United Hajar PSM Makassar 2-0, Irfan Jaya Jadi Mimpi Buruk Kampung Halaman
Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi 17 ke 6 di Jerez, Tim Honda Asia Siapkan Strategi untuk Le Mans
Empat Tim Terancam Degradasi, PSBS Biak dan Semen Padang Paling Terpuruk di Super League 2025/2026
Persaingan Tiga Tim Makin Ketat, Persib dan Borneo FC Sama Kuat di Puncak Klasemen Super League