Francesco Bagnaia punya pesan keras untuk para pengkritiknya. Menjelang MotoGP 2026, pembalap Ducati Lenovo itu tak segan menyerang balik. Baginya, sebagian besar omongan yang dilontarkan musim lalu sama sekali tak ada gunanya.
Harus diakui, performa Bagnaia di MotoGP 2025 memang jauh dari kata memuaskan. Cuma dua kemenangan dan delapan podium dari 22 seri. Poinnya cuma 288, dan ia terlempar ke posisi lima klasemen akhir. Sungguh kontras dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang justru merajai dengan gelar juara dunia.
Marquez, dengan 11 kemenangan dan 15 podium, mengumpulkan 545 poin hanya dari 17 seri saja. Bahkan, kalau dibandingkan dengan pencapaian Bagnaia sendiri di 2024, musim lalu terasa seperti malapetaka. Dua tahun sebelumnya, ia masih perkasa dengan 11 kemenangan dan 498 poin.
Maka, wajar saja jika Bagnaia jadi sasaran tembak sepanjang tahun. Kritikan menghujani dirinya, tak sedikit yang pedas dan menusuk mental. Pria yang akrab disapa Pecco ini mengaku bisa menerima kritik. Tapi, ada batasannya.
“Tergantung kritiknya datang dari mana,” ujar Bagnaia, seperti dikutip dari Crash, Selasa (27/1/2026).
Artikel Terkait
Quartararo Tak Mau Lagi Terjebak Janji, Masa Depan di Tangan Yamaha
Marquez Waspadai Penurunan Performa di Hari Kedua Tes Sepang
Tavares dan Persebaya: Ketika Stabilitas Klub Melahirkan Performa Gemilang
Persebaya Surabaya: Favorit Terselubung di Tengah Sorotan Persib dan Persija