Persib dan Persija Gaduh, Persebaya Siap Menggigit Diam-diam

- Senin, 26 Januari 2026 | 22:00 WIB
Persib dan Persija Gaduh, Persebaya Siap Menggigit Diam-diam

Di bawah kendali Bernardo Tavares, Green Force punya identitas yang makin kentara: disiplin, pragmatis, dan mematikan saat bertransisi. Statistik dua laga terakhir jadi buktinya. Persebaya menang meski kalah penguasaan bola, bahkan pernah menang dengan ball possession cuma di bawah 30%.

Itu bukan kebetulan. Itu adalah cerminan dari kematangan taktik yang sudah tertanam.

Tim ini tidak bergantung pada dominasi bola atau keahlian individu satu dua pemain. Mereka hidup dari organisasi tim yang rapi, efektivitas peluang, dan ketepatan momentum. Kehadiran Bruno Paraiba, konsistensi Malik Risaldi, plus kepemimpinan Rachmat Irianto di lini tengah, memberi dimensi permainan yang sering luput dari sorotan media nasional.

Nah, di sinilah justru letak bahayanya. Sementara Persib dan Persija mungkin masih sibuk menyatukan chemistry pemain anyar, Persebaya sudah lebih dulu stabil. Mereka sudah tahu pola permainannya seperti apa.

Glamor Nama Besar vs Kekompakan Sistem

Putaran kedua nanti akan jadi ajang pembuktian. Pertanyaannya, apakah gebrakan transfer dengan nama besar benar-benar langsung berdampak? Atau justru jadi beban karena butuh waktu adaptasi yang lama?

Persib dan Persija jelas unggul dari sisi kedalaman skuad dan kualitas individual pemain. Tapi sepak bola itu nggak selalu adil. Konsistensi, chemistry antar-pemain, dan kejelasan peran di lapangan seringkali jadi penentu di momen-momen krusial sebuah musim.

Dalam hal ini, Persebaya muncul sebagai ancaman yang paling realistis. Mungkin mereka tak se-glamor rivalnya di pemberitaan transfer, tapi performa di lapangan bicara lain. Mereka adalah tim yang sudah paham betul identitasnya, dan tahu bagaimana caranya meraih kemenangan.

Putaran kedua baru saja dimulai. Jalan menuju gelar masih sangat panjang. Tapi satu hal mulai terasa: jika Persib dan Persija terlalu asyik dengan euforia transfer, Persebaya siap menyelinap diam-diam dan menggigit di saat yang paling tepat.


Halaman:

Komentar