Suasana di Emirates Stadium baru saja mereda setelah drama 90 menit. Manchester United, di bawah asuhan Michael Carrick, baru saja merampas tiga poin dari Arsenal lewat kemenangan comeback 3-2 yang benar-benar menegangkan. Gol Matheus Cunha di menit-menit penutup jadi pukulan telak bagi ambisi sang tuan rumah.
Namun begitu, sorotan tak hanya pada lapangan. Usai peluit akhir, ada momen menarik yang terjadi di balik layar. Jan Age Fjortoft, komentator yang sedang bersiap mewawancarai Carrick, justru menyaksikan sang pelatih ditarik pergi sesaat sebelum wawancara dimulai.
"Saya sudah siap dengan pertanyaan pertama," cerita Fjortoft, "tapi tiba-tiba seorang staf United menyela. 'Michael, Sir Jim ingin bertemu!'"
Carrick pun menghampiri sang pemilik baru, Sir Jim Ratcliffe, di area terowongan. Mereka mengobrol sebentar. Baru setelah itu, Carrick kembali dan wawancara bisa dilanjutkan di pinggir lapangan.
Pertandingannya sendiri adalah rollercoaster. Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez. Bryan Mbeumo lalu menyamakan kedudukan untuk United sebelum babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Patrick Dorgu membawa Setan Merah memimpin, sebelum Mikel Merino seolah-olah menyelamatkan satu poin untuk Arsenal. Tapi, tiga menit jelang bubaran, Cunha muncul dengan tendangan spektakuler. Gol itu memastikan kemenangan penting bagi United.
Kemenangan ini sangat berarti. Posisi United di papan klasemen merangkak naik ke empat. Peluang untuk bermain di Liga Champions musim depan kini terlihat lebih jelas.
Nah, saat ditanya soal obrolan singkatnya dengan Ratcliffe itu, Carrick menjawab dengan santai. "Nggak banyak, sih. Cuma hal biasa," ujarnya kepada Viaplay.
"Lingkungan tim sedang senang, dia juga terlihat senang. Senang bisa ketemu langsung," tambahnya.
Peter Schmeichel yang juga hadir sempat melontarkan candaan. Dia bertanya apakah Carrick sudah minta izin untuk datang ke kantor bosnya hari itu. Carrick cuma tertawa.
"Belum, Peter," jawabnya. "Tapi rasanya memang luar biasa bisa merasakan kemenangan besar seperti ini, apalagi di kandang lawan. Pertandingan pekan lalu bagus dengan caranya sendiri. Yang ini istimewa. Dua pertandingan awal yang positif sekarang fokusnya adalah menjaga momentum dan melangkah ke depan."
Dua kemenangan beruntun sejak Carrick mengambil alih. Suasana tim tampak berubah. Dan pertemuan singkat di terowongan Emirates tadi mungkin bukan sekadar basa-basi belaka.
Artikel Terkait
Borneo FC Berpeluang Geser Persib dari Puncak Klasemen Usai Hadapi Persik Kediri
Herdman Panggil 23 Pemain untuk TC Jelang Piala AFF 2026, Marselino Jadi Satu-satunya Pemain Abroad
Persebaya Hajar Arema 4-0, Strategi Serangan Balik Bernardo Tavares Kembali Terbukti Efektif
PSG Hajar Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal Liga Champions