Tak butuh waktu lama setelah itu. Alwi Farhan akhirnya mengunci segalanya. Angka 21-6 di papan skor menjadi penanda resmi. Turnamen telah berakhir, dan juaranya adalah putra terbaik Indonesia.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Bagi Alwi, ini adalah pencapaian besar yang menegaskan namanya di peta bulu tangkis nasional. Potensinya sebagai tulang punggung masa depan kini tak lagi sekadar wacana. Ia membuktikannya di depan mata ribuan penonton dan di turnamen level internasional.
Bagi publik, penampilan Alwi sejak babak awal hingga final ini seperti pengobat dahaga. Kita sudah lama menunggu penampilan sempurna dari seorang pebulutangkis muda di kandang sendiri. Alwi memberikannya. Dengan mental baja dan teknik yang terus naik kelas.
Gelar juara Indonesia Master 2026 ini jelas jadi kebanggaan pribadi bagi Alwi Farhan. Tapi lebih dari itu, ini adalah sinyal positif. Regenerasi bulu tangkis kita ternyata punya masa depan yang cerah. Di usia yang masih sangat muda, jalan Alwi masih panjang. Peluang untuk bersaing di level dunia yang lebih tinggi terbuka lebar. Dan hari ini, di Istora, ia baru saja membuka pintunya dengan sangat gemilang.
(Erfyansyah)
Artikel Terkait
Persebaya Hancurkan PSIM 3-0 di Kandang Sultan Agung
Todoroski Diincar, Bek Kanan PSM Segera Terisi?
Persebaya Kirim Sinyal Kuat: Duo Malik-Rachmat Pacu Kebangkitan di Putaran Kedua
Manchester United Siap Perang Bidding untuk Rekrut Adam Wharton