Analisis di studio punya pandangan berbeda. Jamie Redknapp, mantan pemain Liverpool, mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya.
"Dia dihalangi, dia dilanggar tetapi itu oleh pemainnya sendiri: Curtis Jones. Virgil berada di posisi yang bagus tetapi saat bola datang, dan itu lemparan yang luar biasa, dia mencoba merebutnya. Saat dia mencoba merebutnya, Jones, dia tersandung. Kemudian semuanya menjadi tentang Adli. Dia brilian. Dia satu-satunya yang sadar akan situasi tersebut," papar Redknapp.
Di sisi lain, kebahagiaan jelas terpancar dari kubu Bournemouth. Pelatih Andoni Iraola mengaku hampir tak percaya dengan kemenangan di detik-detik akhir itu.
“Saya baru saja bertanya kepada wasit keempat 10 detik sebelumnya. Dia bilang tidak, pertandingan sudah berakhir. Itu hanya lemparan jauh. Jadi ketika Anda mencetak gol, Anda tahu itu baik-baik saja, itu kemenangan. Dan terkadang hal itu terjadi berbeda musim ini,” katanya.
“Kami kebobolan gol di waktu tambahan, beberapa hari yang lalu melawan Brighton, pertandingan melawan Burnley. Tetapi ketika itu terjadi pada tim Anda, itu adalah momen yang indah untuk dirayakan,” lanjutnya dengan senyum.
Iraola merasa timnya sedang menemukan formula baru. Dengan sejumlah pemain cedera, mereka harus beradaptasi. Bukan lagi menyerang terus-menerus dari awal, tapi lebih memilih momen. Menyerang di saat tepat, bertahan lebih dalam untuk menghemat energi.
“Setelah rentetan hasil buruk, saya pikir ini tujuh poin dari sembilan pertandingan terakhir melawan Spurs, Brighton, Liverpool. Ini jumlah yang bagus bagi kami di saat kami sangat membutuhkannya,” tandasnya penuh keyakinan.
Bagi Bournemouth, ini poin berharga. Bagi Liverpool, ini pelajaran pahit. Dan bagi Van Dijk, ini adalah sebuah keputusan yang, mau tak mau, harus diterima meski dengan gigit jari.
Artikel Terkait
Masa Depan Yuran di PSM Makassar Terancam Usai Banjir Kritik
Trucha di Ujung Tanduk, Rekor Buruk PSM Makassar Kian Miris
Messi dan Ronaldo Ternyata Bukan Raja Sepatu Emas, Ini 5 Nama yang Mengungguli Mereka
Malaysia Sapu Bersih Gelar, Raymond/Joaquin Takluk di Final Indonesia Masters