Debut Alaeddine Ajaraie untuk Persija Jakarta langsung jadi perbincangan hangat. Pemain asal Maroko itu belum bikin gol, tapi aura dan ambisinya sudah terasa sejak menit pertama ia melangkah ke lapangan hijau. Macan Kemayoran memang baru saja memulai putaran kedua Super League 2025/2026, dan sang penyerang anyar langsung memberi warna.
Laga kontra Madura United FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1) lalu, jadi momen bersejarah buatnya. Alaeddine, yang statusnya masih dipinjam dari NorthEast United FC di India, awalnya menunggu dari bangku cadangan. Baru di menit ke-69 pelatih memberinya kesempatan, menggantikan Witan Sulaeman. Sekitar 21 menit ia main, tapi cukup untuk bikin was-was pertahanan lawan.
Dia nyemplung, langsung gesit. Beberapa kali sundulannya nyaris membahayakan gawang Madura. Sayang, belum ada yang jadi gol. Tapi bagi yang menyaksikan, penampilan singkatnya itu sudah meninggalkan kesan: ada tenaga baru yang siap meledak.
Usai laga, Alaeddine terlihat lega. Wajahnya sumringah meski statistik golnya masih nol.
Ucapnya penuh harap. Sebenarnya, momen terdekatnya ke gawang terjadi di injury time. Saat penalti Maxwell Souza ditepis kiper Diky Indriyana, Alaeddine dengan refleks menyambar bola muntah dan membobolnya. Sorak suporter pecah, tapi tak lama. Wasit, usai berkonsultasi dengan VAR, membatalkan gol itu dan memerintahkan penalti diulang. Maxwell yang kemudian eksekusi dan sukses.
Artikel Terkait
Pertaruhan Nyawa Persijap Jepara di Hadapan PSM Makassar
Elkan Baggott Terjebak di Ipswich, Opsi Pulang ke Super League Menguat
Chelsa Incar Douglas Luiz, Juventus Terancam Rugi Lagi
Duel Sengit di Emirates: Arsenal dan Manchester United Perebutkan Puncak