Pertarungan ketat kembali terjadi sejak bola pertama. Skor sempat imbang 6-6. Tapi, disiplin tinggi dari pasangan Jepang mulai terasa. Di sisi lain, Tiwi dan Fadia terlihat kurang cermat. Mereka tertinggal 7-11 sebelum interval.
Selepas jeda, situasi malah makin runyam. Tekanan Jepang begitu kuat, serangan mereka datang bertubi-tubi. Tiwi/Fadia tampak kewalahan, seolah tak punya jawaban. Skor pun melorot: 7-13, 9-15, 10-18. Gim kedua berakhir cepat dengan kekalahan telak 11-21.
Memasuki gim penentu, semangat mereka sempat bangkit. Awal yang bagus, unggul 4-1. Namun, Jepang yang sudah percaya diri langsung membalas. Mereka menyusul, lalu memimpin 6-11 di interval. Wakil Jepang bermain solid sekali, pertahanan mereka rapat.
Tiwi dan Fadia tetap bertarung, itu jelas. Tapi strategi mereka seperti mentok. Setiap upaya menembus pertahanan lawan seolah mentah kembali. Perjuangan keras itu akhirnya harus berakhir di angka 14-21. Turnamen bagi mereka usai sudah.
Artikel Terkait
Kelme Resmi Ambil Alih, Timnas Indonesia Berbalut Apparel Spanyol
Persebaya Siap Tancap Gas, PSIM Berbenah di Tengah Badai Cedera
Duel Panas di Istora: Senior Tumbang oleh Junior yang Tak Gentar
Julián Álvarez Ingin Cabut dari Madrid, Barcelona dan PSG Siap Sambut