Nah, situasi inilah yang memicu spekulasi. Dengan harga pasar sekarang sekitar Rp 1,74 miliar, Febri jadi opsi yang menarik. Terutama bagi klub yang butuh pemain sayap berpengalaman tapi dengan harga yang relatif terjangkau. Semen Padang FC, yang sedang berbenah untuk putaran kedua, dikabarkan melihatnya sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini serang.
Tapi sampai detik ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak manapun. Entah Persib, entah Semen Padang. Semua negosiasi andaikata memang ada masih berlangsung sangat tertutup. Dalam situasi kayak gini, rumor selalu lebih cepat menyebar ketimbang fakta.
Namun begitu, ada dinamika lain yang patut dicermati. PSIS Semarang, yang saat ini masih berkompetisi di Liga 2, konon sedang membangun tim dengan fokus pada pemain lokal yang punya pengalaman. Laskar Mahesa Jenar punya proyek jangka menengah untuk kembali ke Liga 1. Dan nama Febri disebut-sebut masuk dalam daftar incaran mereka.
Bagi PSIS, memboyong Febri bukan cuma soal menambah kualitas teknis. Dia adalah figur berpengalaman, mantan timnas, dan punya mental pemenang. Kehadirannya bisa jadi magnet sekaligus pemimpin di ruang ganti hal yang sangat krusial untuk tim yang mengejar promosi.
Pilihan di depan Febri pun jadi tak mudah. Bertahan di Persib artinya harus berjuang ekstra keras merebut tempat utama. Pindah ke Semen Padang menawarkan tantangan baru di level tertinggi, dengan janji menit bermain yang lebih banyak. Sementara PSIS menawarkan skenario yang berbeda: turun kasta untuk sementara, tapi dengan peran sentral dan kesempatan membangun kembali karier dari nol.
Putaran kedua nanti akan jadi momen penting. Bukan cuma bagi klub yang berebut poin, tapi juga bagi pemain seperti Febri yang sedang berada di persimpangan. Akankah dia bertahan di rumah lamanya, atau memilih petualangan baru demi mencari panggung yang lebih lapang?
Jawabannya masih menggantung. Tapi yang pasti, nama Febri Hariyadi kembali hidup di bursa transfer. Dan setiap rumor tentang dirinya selalu bercerita tentang hal yang sama: loyalitas, perubahan, dan upaya seorang atlet untuk menemukan tempat terbaiknya berkarya.
Artikel Terkait
Chelsa Siapkan Pintu Keluar untuk Enam Pemain Jelang Akhir Bursa
Sergio Ramos dan Gelombang Bobotoh: Mungkinkah Bandung Jadi Pelabuhan Terakhir?
PSM Makassar Bidik Gelandang Australia Blake Ricciuto Jelang Putaran Kedua
Kisruh Skuad Chelsea: Siapa yang Bertahan, Siapa yang Tergusur?