Memasuki gim kedua, masalah serupa terulang. Dari unggul 5-2, Putri dibuat tertatih oleh kesalahan sendiri. Sung menyamakan kedudukan 5-5. Untungnya, ia cepat berbenah. Kualitas akurasi pukulannya kembali membaik, sementara lawannya justru kehilangan ritme. Interval kedua dicapai dengan skor 11-7 untuk keunggulan Putri.
Setelah jeda, Putri bermain lebih efektif. Tanpa neko-neko, ia fokus menekan dan memperlebar jarak menjadi 16-7. Dominasinya terlihat jelas dari variasi serangan yang dilancarkan.
Namun, lagi-lagi ada momen genting. Konsentrasinya sempat buyar, diikuti beberapa pukulan out yang membuka peluang bagi Sung untuk mendekat ke 16-12. Penonton di Istora mungkin sempat menahan napas.
Pada akhirnya, Putri Kusuma Wardani bisa menenangkan diri. Ia mengumpulkan poin-poin penutup dengan lebih hati-hati dan memastikan kemenangan dengan skor 21-15 di gim kedua. Sebuah kemenangan yang meski terlihat meyakinkan di kertas skor, sesungguhnya penuh dengan dinamika dan ujian mental di lapangan.
Artikel Terkait
PSM Makassar Bidik Gelandang Australia Blake Ricciuto Jelang Putaran Kedua
Febri Hariyadi Digoyang Dua Klub, Masa Depan di Persib Mulai Ragu
Kisruh Skuad Chelsea: Siapa yang Bertahan, Siapa yang Tergusur?
Putri Kusuma Wardani Tuntaskan Lawan Taiwan, Melenggang ke 16 Besar Indonesia Masters