Pagi itu, tepatnya Selasa 16 Desember 2025, kemacetan sudah mengular di ruas Tol Layang Pancoran menuju Semanggi. Penyebabnya? Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan. Untungnya, tak ada korban jiwa yang berjatuhan, meski lalu lintas sempat benar-benar tersendat.
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, insiden ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga kendaraan yang terlibat adalah sebuah truk, Suzuki Ertiga, dan Toyota Cross.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka, hanya kerugian materi,"
kata Dhanar menjelaskan situasi. Rupanya, semuanya berawal dari arus kendaraan yang padat di jalur Cawang-Semanggi itu.
Kendaraan pertama, sebuah Suzuki Ertiga yang dikemudikan seorang wanita berinisial SSP, mulai mengurangi kecepatan. Gerakan ini langsung diikuti oleh Toyota Cross di belakangnya, yang dikendarai wanita lain berinisial MIS. Sang pengemudi Toyota Cross terpaksa menginjak rem mendalam untuk menghindari benturan.
Namun, cerita tak berakhir di situ. Dari belakang, sebuah truk bernopol B-1630-KRM yang dikemudikan pria berinisial U, melaju tanpa sempat bereaksi. Kecelakaan pun tak terelakkan. Truk itu menghantam bagian belakang Toyota Cross, dan dampaknya merusak ketiga kendaraan yang terlibat.
Dhanar dengan tegas menyebutkan penyebabnya. "Penyebabnya karena pengemudi truk tidak bisa menjaga jarak aman saat berkendara,"
imbuhnya. Kerusakan yang terjadi cukup beragam. Ertiga mengalami penyok di bumper belakang kiri, truk itu lampu depannya pecah, sementara Toyota Cross harus menerima bumper depan rusak dan kaca belakangnya hancur berantakan.
Petugas PJR dan pengelola tol langsung bergerak cepat ke lokasi. Mereka mengatur arus lalu lintas yang kacau, mengolah TKP, dan menyingkirkan kendaraan yang rusak agar tak menghalangi jalan.
Syukurlah, semuanya berakhir damai. "Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Lalin sudah normal kembali,"
pungkas Dhanar menutup keterangan. Kemacetan pagi itu pun perlahan mulai mencair, meninggalkan sekadar kenangan buruk dan beberapa kendaraan yang perlu diperbaiki.
Artikel Terkait
Macron Kecam Serangan di Selat Hormuz yang Lukai Awak Kapal Prancis
IP Expo Indonesia 2026 Kembali Digelar, Targetkan Kemitraan Strategis di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual
Kenaikan Yesus Kristus 2026 Jatuh pada 14 Mei, Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Kapal Pesiar Belanda Terisolasi di Tanjung Verde Akibat Wabah Hantavirus, Tiga Tewas