Kementerian Pemuda dan Olahraga bakal membuka seleksi untuk posisi strategis. Mereka mencari sosok untuk mengisi kursi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, yang termasuk dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya. Menariknya, kesempatan ini tak hanya untuk ASN, tapi juga profesional dari luar pemerintahan.
Menurut Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga, proses ini sengaja dirancang terbuka dan transparan. Tujuannya jelas: mendapatkan pemimpin terbaik yang punya integritas dan kemampuan mumpuni.
“Seleksi ini kami adakan secara transparan, terbuka, objektif dan selektif sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebagai komitmen Kemenpora menghadirkan kepemimpinan yang profesional, berintegritas dan mampu mendorong kemajuan industri olahraga nasional,” tegas Erick, Selasa (20/1).
“Diharapkan Deputi yang terpilih nanti bisa memperkuat ekosistem industri olahraga dan meningkatkan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi berbasis olahraga,” lanjutnya.
Proses seleksinya sendiri cukup panjang, terdiri dari delapan tahap beruntun. Semuanya akan dimulai pada 2 Februari 2026, saat pengumuman detail beserta persyaratan dirilis di laman Kemenpora. Baru sehari setelahnya, pendaftaran online dibuka. Calon peserta punya waktu hingga 17 Februari untuk mendaftar lewat situs BKN.
Artikel Terkait
Balas Dendam Korea Selatan Siap Uji Nyali Garuda Futsal di Indonesia Arena
Persis Solo Garap Lima Pemain Baru, Trio Serbia Jadi Andalan
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi
Persebaya Ganti Haluan: Dari MBG ke BBM, Tavares Siapkan Era Baru di Lini Depan