JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara terbuka meminta maaf. Permintaan maaf itu terkait insiden nahas yang menewaskan dua anggota Polri di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keduanya tewas tertabrak truk TNI saat operasi penanggulangan longsor. Agus menegaskan, kasus ini sudah dalam proses penyelidikan mendalam.
“Ya itu sedang diselidiki, kan mungkin juga tidak sengaja dan sebagainya. Kita mohon maaf,” ucap Agus di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, penyelidikan bertujuan mengungkap fakta sebenarnya. Apakah ada unsur kesengajaan ataukah murni sebuah kecelakaan tragis di lapangan. Semuanya masih ditelusuri.
Di sisi lain, respons juga datang dari pimpinan tertinggi Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka yang mendalam. Ia sekaligus mengapresiasi dedikasi kedua personel yang gugur di tempat tugas.
“Tentunya saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam terhadap dua anggota kita yang kemarin sedang melaksanakan tugas dan kemudian terkena musibah,” sambung Listyo.
Insiden ini terjadi di tengah upaya penanganan bencana tanah longsor. Dua anggota Polres Cimahi itu sedang bertugas ketika truk TNI menabrak mereka. Situasi di lokasi bencana memang kerap rumit dan sarat tekanan.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, kemudian mengidentifikasi korban. Mereka adalah Bhabinkamtibmas Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery. Gugur di medan tugas.
Artikel Terkait
Harga Pertamax Naik ke Rp16.250, Risiko Migrasi ke Pertalite Bebani APBN Rp19,5 Triliun
Kemenperin Perluas Kerja Sama dengan Rusia di Forum BRICS untuk Percepat Transformasi Industri
Delapan Orang Terjaring Operasi Tangkap Tangan Buang Sampah Sembarangan di Jakarta Selatan
Sassuolo Tunjuk Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru, Jay Idzes Hadapi Tantangan di Era Anyar