Nah, setelah pendaftaran ditutup, tahap penyisihan administrasi langsung digelar dari 18 hingga 23 Februari. Panitia akan mengecek ketat kelengkapan dan validitas berkas setiap pendaftar. Hasilnya? Akan diumumkan pada 25 Februari. Mereka yang namanya tercantum di pengumuman itu berhak lanjut ke tahap berikutnya.
Ini dia tahap yang cukup menantang: seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural. Dijadwalkan pada 3 dan 4 Maret di Kantor BKN Pusat, Jakarta, di sinilah kemampuan kepemimpinan dan adaptasi kultural calon deputi benar-benar diuji.
Belum selesai. Mereka yang lolos masih harus menulis makalah pada 10 Maret. Puncaknya adalah presentasi dan wawancara intensif selama dua hari, 11 dan 12 Maret, di hadapan para penguji. Semua rangkaian panjang ini akhirnya berujung pada pengumuman nama pemenang pada 30 Maret 2026.
Jadi, prosesnya memang berliku. Namun begitu, ini menunjukkan keseriusan pemerintah mencari orang yang tepat untuk menggerakkan industri olahraga tanah air. Siapa pun yang terpilih nanti, tugasnya tidak akan ringan.
Artikel Terkait
Balas Dendam Korea Selatan Siap Uji Nyali Garuda Futsal di Indonesia Arena
Persis Solo Garap Lima Pemain Baru, Trio Serbia Jadi Andalan
Rizky Dwi Pangestu Pilih Garudayaksa FC demi Menit Bermain dan Ambisi Promosi
Persebaya Ganti Haluan: Dari MBG ke BBM, Tavares Siapkan Era Baru di Lini Depan