Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Vidi Aldiano, penyanyi yang namanya melekat dengan hits seperti 'Nuansa Bening', telah meninggal dunia hari ini, Jumat, 7 Maret 2026. Ia menghembuskan napas terakhir di rumahnya, sekitar pukul empat lebih setengah sore.
Perjuangannya melawan kanker ginjal akhirnya berakhir. Sudah hampir enam tahun Vidi bertahan menghadapi penyakit itu.
Rumah duka di Cilandak, Jakarta Selatan, perlahan mulai ramai. Wajah-wajah sedih berdatangan. Keluarga, tentu saja. Lalu kerabat dekat, dan sahabat. Tak lama, beberapa nama besar dari industri hiburan juga terlihat menyusul.
Melly Goeslaw datang. Raffi Ahmad dan Rizky Febian tampak hadir. Ada juga Al Ghazali, Alyssa Daguise, dan Thariq Halilintar. Keanu Angelo, Prilly Latuconsina, Dion Wiyoko, Ringgo Agus, serta Alika Islamadina turut hadir memberi penghormatan terakhir pada rekan mereka.
Kabar meninggalnya Vidi pertama kali beredar lewat unggahan Andi Rianto di media sosial. Konfirmasi resmi kemudian datang dari sang ayah, Harry Aprianto.
"Putra kami telah berpulang dengan tenang. Seluruh keluarga besar ada di sisinya, merelakan kepergiannya," tulis Harry dalam pesan singkatnya kepada media.
Vidi sebenarnya sudah berjuang sejak Desember 2019. Kanker ginjal yang diidapnya membuatnya harus bolak-balik berobat, bahkan hingga ke Singapura. Operasi dan berbagai pengobatan intensif telah dijalaninya.
Di tengah perjuangan itu, ia sempat vakum dari dunia hiburan. Fokusnya satu: sembuh. Tapi siapa sangka, di balik kondisinya, Vidi selalu terlihat kuat di mata penggemarnya. Lewat unggahan-unggahannya, ia tetap menyebarkan semangat dan senyuman.
Sampai berita ini diturunkan, keluarga belum memberi kepastian soal rencana pemakaman. Masih ditunggu, apakah prosesi terakhir untuk Vidi Aldiano akan dilaksanakan nanti malam atau besok.
Artikel Terkait
Wakil Ketua Komisi I DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Praka Rico Gugur di Lebanon
Polisi Sita 188,91 Gram Sabu dari Pria di Daan Mogot, Jakarta Barat
Polisi Pastikan Video Pocong Viral di Depok adalah Hoax
Palembang Raih Penghargaan Nasional untuk Transformasi Infrastruktur dan Konektivitas Terintegrasi