GOR UNJ, Jakarta Timur, ramai bukan main Sabtu malam itu. Tanggal 17 Januari 2026 jadi saksi sebuah duel langka: Ricardinho dan Falcao, dua nama besar yang sudah seperti mitos di dunia futsal, akhirnya kembali berhadapan langsung di lapangan hijau. Mereka jadi magnet utama gelaran ekshibisi XSeries 2 Indonesia, dan ribuan pasang mata tak mau melewatkan momen bersejarah ini.
Ricardinho, sang maestro asal Portugal, membela Nova Titans. Sementara Falcao, legenda hidup dari Brasil, menjadi motor Fury Squad. Pertarungannya? Sungguh menghibur.
Sejak bola pertama menggelinding, Nova Titans langsung mengambil kendali. Permainan mereka solid, dan Ricardinho tampak sangat menikmati. Akhirnya, skor telak 14-7 untuk kemenangan Titans sekaligus tiket ke partai final. Ricardinho sendiri tampil gemilang, menceploskan empat gol dan berkali-kali memamerkan skill individu yang bikin penonton terpukau.
Di sisi lain, meski kalah, Falcao tak kehilangan cahayanya. Sentuhan magisnya masih ada. Ia menyumbang satu gol untuk timnya, dan setiap kali menyentuh bola, decak kagum tetap bergema dari tribun yang penuh sesak. Kekalahan tak mengurangi sambutan hangat publik untuknya.
Usai laga, kedua ikon ini berbagi cerita. Ricardinho terlihat begitu menghargai momen langka itu.
“Terima kasih banyak untuk X Series,” ujarnya dalam jumpa pers. “Kesempatan untuk kembali bermain melawan Falcao ini sangat spesial. Pertandingan yang bagus, atmosfernya… luar biasa. Memang selalu seperti ini di Indonesia.”
Ricardinho bahkan menekankan betapa beruntungnya penonton Indonesia bisa menyaksikan Falcao secara langsung.
“Saya ingin bilang, kita semua sangat beruntung bisa melihat Falcao di sini. Dia pemain level puncak dunia,” ungkapnya penuh apresiasi.
Falcao, dari kubu yang kalah, justru punya pandangan yang lebih luas. Baginya, ini lebih dari sekadar duel.
“Ini momen yang luar biasa untuk futsal Indonesia,” kata Falcao. “Lucu juga, saya dan Ricardinho di level yang sama, tapi baru ketemu dua kali. Sekali di klub, dan sekali di sini.”
Ia menegaskan bahwa pesan utama kehadiran mereka adalah kolaborasi, bukan rivalitas semata.
“Bagi saya, ini bukan Falcao versus Ricardinho. Tapi Falcao dan Ricardinho, bersama-sama untuk kemajuan futsal Indonesia,” tegasnya. “Terima kasih untuk X Series. Hasil bukan segalanya. Yang penting kami bisa datang, memberi tontonan dan inspirasi buat anak-anak di lapangan maupun yang nonton di rumah. Bagaimana kita bisa bawa futsal Indonesia lebih baik.”
Gelaran XSeries 2 Indonesia masih berlanjut. Minggu, 18 Januari 2026, akan digelar partai puncak. Nova Titans yang percaya diri akan berjumpa dengan Grim Reaper yang dihuni Joao Ortiz dari Spanyol. Sementara Fury Squad dan Falcao harus puas bertarung melawan Lynx Hunters untuk perebutan tempat ketiga.
Untuk catatan, hasil lengkap pertandingan Sabtu kemarin adalah: Grim Reaper menang besar 21-9 atas Lynx Hunters, dan seperti sudah disebut, Nova Titans mengalahkan Fury Squad 14-7.
Artikel Terkait
Hodak Geram atas Kesalahan Permainan Anak-anak Meski Persib Bangkit dari 0-2 ke Imbang Dewa United
Hodak Geram, Persib Hanya Bawa Satu Poin dari Markas Dewa United
Wakil Wali Kota Surabaya Tantang PORDI Gelar Turnamen Domino Lebih Besar
Persaingan Sengit, Arsenal dan Manchester City Berpotensi Selesaikan Musim dengan Poin Sama