City berusaha bangkit, namun serangan mereka terasa datar dan lamban. Erling Haaland, striker andalan mereka, seperti terisolasi. Aliran bola dari lini tengah terlalu mudah dipatahkan oleh pertahanan MU yang malam itu tampil kompak.
Alih-alih mengejar kedudukan, City malah kebobolan lagi. Di menit ke-76, umpan silang Matheus Cunha disambar Patrick Dorgu. Bolanya sempat membentur tiang sebelum masuk ke jala. 2-0. Game over.
Di masa injury time, Mason Mount sempat menceploskan bola ke gawang, tapi lagi-lagi offside. Itu seperti penutup yang sempurna untuk malam frustrasi bagi Pep Guardiola dan anak asuhnya.
Kemenangan ini bukan cuma sekadar tiga poin. Secara psikologis, dampaknya besar. MU langsung melompat ke posisi empat besar klasemen sementara. Bagi City, kekalahan ini adalah pukulan telak bagi ambisi gelar. Arsenal di puncak kini punya peluang untuk menjauh hingga sembilan poin. Musim ini, persaingan masih panjang. Tapi satu hal yang pasti: era Carrick di MU dimulai dengan cara yang paling dramatis.
Artikel Terkait
Liverpool Gagal Maksimal di Anfield, Burnley Curi Poin Berharga
Liverpool Beralih ke Dua Bek Elite Eropa Setelah Gagal Rekrut Marc Guehi
Samator Bangkit dari Jurang Kekalahan, Tumbangkan Medan Falcons dalam Laga Lima Set Mencekam
Real Madrid Tuntaskan Levante 2-0, Mbappe dan Asencio Jadi Penentu