Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuding pasukan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap sebuah pabrik desalinasi di Pulau Qeshm. Padahal, fasilitas itu fungsinya vital: mengubah air laut menjadi air minum yang layak konsumsi.
Menurut Araghchi, aksi AS ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Dia menyebutnya sebagai sebuah "kejahatan yang terang-terangan dan putus asa." Imbasnya langsung terasa di lapangan. Pasokan air bersih untuk puluhan desa di sekitar wilayah itu pun langsung amburadul.
"Pasokan air di 30 desa telah terganggu," ujarnya tegas.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Kabupaten Lebong, Bengkulu
Jadwal Imsak di Kota-Kota Jawa Berbeda Meski Satu Zona WIB
Qatar Cegah Serangan Rudal, Tingkatkan Kewaspadaan Keamanan
Banjir Bandang di Buleleng Tewaskan Dua Warga, Dua Masih Hilang