Sabtu malam di Stadion Gelora Kie Raha benar-benar tak terlupakan. Laga antara Malut United dan PSM Makassar berakhir dengan skor imbang 3-3, sebuah hasil yang menegangkan dan penuh drama hingga detik-detik terakhir. Enam gol tercipta, ditambah intervensi VAR yang jadi penentu di penghujung pertandingan.
Sejak wasit membunyikan peluit awal, suasana langsung panas. Kedua tim tampaknya tak mau buang waktu. Serangan demi serangan dilancarkan, meski di menit-menit awal, belum ada yang benar-benar membahayakan gawang.
Baru setelah pertengahan babak pertama, Laskar Kie Raha mulai menemukan ritme. Di bawah kendali Hendri Susilo, mereka mencoba membongkar pertahanan PSM yang rapat. Tapi usaha itu tak mudah. Justru, situasi berbalik di menit ke-38.
Gol pertama malah datang dari kaki sendiri. Yance Sayuri, yang bermaksud memberikan sundulan umpan ke Alan Jose, salah kalkulasi. Bola meluncur deras ke pojok gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuat PSM unggul 1-0, skor yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, semangat Malut United seperti tersulut. Mereka langsung menekan, dan hasilnya cepat terlihat. Hanya butuh tiga menit, David da Silva berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-48. Rasanya, momentum mulai berubah.
Dan benar saja. Lima menit berselang, giliran Tyronne del Pino yang membalikkan keadaan. Golnya di menit ke-53 membuat suporter tuan rumah meledak. Kepercayaan diri Malut United meroket, dan tekanan mereka semakin menjadi. David da Silva kemudian mencetak gol keduanya di menit ke-67, seolah mengukir kemenangan dengan keunggulan 3-1.
Artikel Terkait
PSM Bangkit dari Ketertinggalan, Imbangi Malut United 3-3
Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Geser Persija di Papan Atas Super League
Arsenal Lolos ke Perempat Final Piala FA Usai Dihajar Ketat Mansfield 2-1
Drama VAR Tuntaskan Laga Seru, Malut United dan PSM Imbang 3-3